Ssst! Ini Jawaban Ridwan Kamil Saat Ditanya Tentang Pilgub Jabar atau Pilgub Jakarta


emilPesta demokrasi DKI Jakarta semakin dekat. Sejumlah nama mulai bermunculan untuk mencalonkan diri menjadi DKI 1. Kabarnya, nama Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil kembali muncul dalam ajang kandidat calon Gubernur DKI Jakarta. Sejumlah survei yang telah dilakukan oleh Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia menyebutkan, terdapat tiga nama dalam urutan tertinggi yang akan maju untuk menduduki kursi DKI-1 meneruskan estafet kepemimpinan, di mana salah satunya adalah nama Ridwan Kamil.

Pria kelahiran Bandung,4 Oktober 1971 ini bahkan mengungguli Ahok dalam beberapa kriteria penilaian, seperti temperamen yang lebih baik, kemampuan komunikasi politik, serta leadership yang lebih unggul.

Saat dimintai tanggapannya mengenai hal survei-survei yang telah dilakukan, pria yang biasa disapa Emil ini menanggapi dengan santai. Dia Memberikan ucapan terima kasih apabila dirinya masuk dalam survei cagub Daerah Khusus Ibu Kota ini.

“Saya sudah menyampaikan, saya akan tetap di Bandung. Tapi kalau terus di masukin survei ya silakan saja, saya ucapkan terima kasih,” ujar Emil kepada Merdeka Bandung saat ditemui di sela peluncuran aplikasi BIMMA, Rabu (3/8/2016), seperti dikutip dari badung merdeka.com.

Emil kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Dirinya mengaku bahwa saat ini masih ingin fokus membenahi Bandung sebagai salah satu smart city di Indonesia.

“Kenapa tidak ke Jakarta karena ingin fokus kerja di Bandung. Inilah contohnya hari ini merilis empat inovasi karena PR di Bandung masih banyak, kami bekerja. Tapi kalau masih dihitung di Jakarta gak ada masalah hatur nuhun saja,” jelasnya.

Ketika disinggung terkait ketidakikutsertaannya dalam Pilgub DKI Jakarta karena akan maju dalam Pilgub Jabar. Pria alumnus University of California itu menapik hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa masih belum memikirkan hal itu.

Sebelumnya, pada 2 Agustus 2016 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Emil mengatakan bahwa dirinya sedang menakar peluang maju dalam Pilgub Jabar. “Kalau Jawa Barat saya lagi survei, kalau hasil surveinya memungkinkan, kenapa tidak,” kata Emil dilansir pada tempo.co.

Namun, jika hasil survei kurang maksimal, ia tak akan memaksakan diri. Pria dua anak ini mengatakan bahwa survei tersebut baru akan dimulai. Dia memperkirakan, pada akhir tahun, baru keputusan dapat diambil tentang maju atau tidaknya dia dalam Pilkada Jawa Barat. Bagi dia, keputusan yang akan dia ambil berdasarkan pada hasil survei adalah bentuk politik ilmiah yang nyata.

Menurut Ridwan Kamil, persepsi masyarakat bisa dibaca dengan jelas dan terkalkulasi. “Enggak bisa hanya modal kepingin terus selesai mengikuti prosedur politik, enggak bisa juga seperti itu,” pungkasnya


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaIni Kata Susi Soal Anggaran KKP yang Disunat Rp 5,5 Triliun Oleh Sri Mulyani
Berita berikutnyaIronis! Nenek ini Tinggal di Gubuk Reot di Halaman Kantor Golkar Selama 20 Tahun