Miris! Mantan Bomber Inter Milan Ini Sekarang Tinggal di Lahan Kumuh


513684-10879880-640-360

Mantan pemain depan timnas Brasil, sekaligus bintang tim asal Italia, Internazionale (Inter Milan) Adriano Leite memang pernah mengalami masa jaya dan namanya juga menjadi rebutan tim-tim besar Benua Biru, namun itu dulu. Kehidupannya kini sungguh menyedihkan.

Bagi penggemar sepakbola di era akhir 90-an sampai 2000-an pasti tak asing dengan nama Adriano. Bomber Inter Milan tersebut di masa jayannya berhasil meraih dua gelar Coppa Italia, sepasang Scudetto dan juga tiga piala super italia bersama FC Internazionale. Sedangkan bersama tim Samba Brasil, pemain yang terkenal dengan tendangan gledeknya tersebut berhasil mempersembahkan satu Copa America dan Piala Konfederasi untuk Selecao.

Tapi semua itu kini hanyalah menjadi cerita masa lalu. Seperti dilaporkan oleh La Gazzeta dello Sport via Foru Four Two, bahwa pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut sekarang harus tinggal di lingkungan kumuh dan paling berbahaya di Brasil yakni Favela, Rio de Janeiro.

2156533adriano-11780x390

Kini Adriano harus hidup miskin dan tak lagi berkarier sebagai pesepakbola. Sejak awal tahun lalu ia sudah menganggur. Hampir tidak ada satupun klub yang ingin menggunakan jasanya lagi di atas lapangan hijau.

Bahkan sebenarnya sekitar dua bulan lalu, Adriano memiliki kesempatan untuk memperbaiki hidupnya. Peluang tersebut hadir dari tawaran tim divisi empat Liga Amerika Serikat Miai United. Namun entah karena alasan apa akhirnya Miami pun urung menggunakan tenaga Adriano.

Hancurnya karier Adriano lantaran ia terlena dengan kehidupan mewah yang didapat saat ia masih Berjaya. Akibat tidak disiplin, akhirnya berat badannya meningkat dan mempengaruhi performa di lapangan. Hal tersebut juga didukung hobi nya berkelana dan menikmati dunia malam, sehingga membuat kemampuannya sebagai salah satu bomber paling berbahaya di Brasil pun sirna.

Bahkan beberapa waktu yang lalu, namanya juga sempat dikait-kaitkan dengan peredaran narkoba di Brasil.  Bahkan karena kasus ini ia juga sempat menghuni sel kantor polisi di Brasil.  Yang paling parah seorang wanita juga pernah ditemukan ditembak di bagian kepala saat berada di mobil Adriano.

Selain bersama Inter Milan, Adriano juga pernah bermain untuk dua tim Serie A lainnya yakni Parma dan AS Roma. Mulai mengalami kebuntuan karier di Italia, Adriano akhirnya memutuskan kembali ke Brasil pada tahun 2012, namun kecintaannya terhadap dugem dan pesta, membuat kariernya terus merosot tajam hingga saat ini.