Inilah Sosok Belanda Yang Diyakini Sebagai Penakluk Jagoan Betawi “Si Pitung”


303593_si-pitung_663_382

Nama Si Pitung selama ini sudah sangat melegenda di masyarakat Jakarta khususnya Betawi sebagai seorang jawara yang dengan gigih berjuang melawan penjajahan Belanda. Namun diyakini pula bahwa Si Pitung akhirnya takluk kepada penjajah, berkat bantuan orang ini, siapakah dia?

Dilansir dari laman Betawi Antar Generasi, Diyakini bahwa tokoh jagoan Si Pitung takluk di tangan seorang Polisi Belanda keturunan Indonesia bernama Adolf Wilhelm Verbond Hinne, atau masyarakat mengenalnya sebagai tuan Schout Hinne.

Pada masa kolonialisme tidak satupun masyarakat Batavia di penghujung abad 19 hingga awal abad 20 yang tidak mengenal sosok polisi satu ini, polisi berdarah dingin dan ahli strategi serta lihai mengatasi orang-orang yang dijuluki “trouble maker”, khususnya di daerah Ommelanden (pinggiran) yang dianggap pemerintah kolonial sebagai zona merah. Konon tidak kurang nama-nama seperti Sakam, Pitung, Kesen dan Gantang yang di masyarakat natif dianggap sebagai pahlawan berhasil dilumpuhkannya. Bahkan Pitung yang menjadi musuh dan buruan nomor wahid pemerintah kolonial tewas ditangannya.

Konon Adolf Wilhelm Verbond Hinne Terlahir dengan nama Scipio sebagai seorang mixties di Borneo (Kalimantan) pada tahun 1852, ayahnya kapten infanteri berdarah Perancis yang diakuinya hanya sebatas ayah angkat saja dan ibunya seorang wanita pribumi. Ketika kecil Hinne pernah diculik bajak laut Aceh dan tinggal bersama mereka selama enam tahun, dimana peristiwa ini  turut membentuk dirinya menjadi seorang anak yang tumbuh dengan lingkungan dan kehidupan yang keras.

13680359_648908528593324_1082600900864348421_o

Ketika beranjak dewasa Hinne memulai karirnya di pemerintahan, tepatnya di keresidenan Padang, Sumatera Barat. Pindah tugas sebagai kepala kantor Pos di Ternate, kemudian mengajukan diri menjadi polisi hutan di Jawa dan berhasil menumpas bajak laut Medomo di Halmahera.

Pengalaman Hinne sebagai seorang polisi hutan membawanya menjadi seorang polisi unit khusus di Batavia yang bertanggung jawab memutihkan daerah Ommelanden, dimulai sebagai Onderschout (Deputi) di distrik Tanah Abang di tahun 1887.

Puncak prestasi dan kariri di kepolisian Hindia Belanda ia capai setelah menembak dan membunuh tokoh terkenal Si Pitung pada tahun 1893, ia dipromosikan menjadi Schout yang bertanggung jawab umtuk keamanan di seluruh Batavia.

Karirnya terus menanjak, pada tahun 1911 Hinne diangkat menjadi Komisaris Polisi dengan kewenangannya yang disetarakan dengan Ajun Komisaris Besar Polisi. Latar belakang darah peranakan dan usia yang sudah tidak muda lagi menjadi kendala untuk Hinne mencapai pangkat Komisaris Besar Polisi.

Bahkan atas capaiannya di Indoensia, oleh media Belanda, Hinne mendapatkan helar “De Indische Sherlock Holmes” atau Sherlock Holmes dari Hindia (Indonesia). Bahkan kisahnya juga diangkat menjadi berbagai buku dan serial.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaAhok Mengaku Salah, Ia Ralat Pernyataan Mengenai Daftar Cagub dari PDIP
Berita berikutnyaMiris! Mantan Bomber Inter Milan Ini Sekarang Tinggal di Lahan Kumuh