Menggemparkan! Susu Kecoak Ternyata Suplemen Super Bergizi di Masa Depan


Ilustrasi Susu Kecoak

Kecoak selama ini dianggap binatang yang menjijikkan karena seringkali hidup di lingkungan yang kurang bersih. Namun, siapa sangka ternyata kecoak memiliki kandungan tersembunyi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh di dalamnya.

Baru-baru ini publik dikejutkan dengan publikasi sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa susu kecoak memiliki kandungan gizi yang dapat diubah menjadi makanan baru. Dalam tubuh kecoak sendiri sebenarnya memiliki kandungan protein yang tinggi.

Dalam perkembangbiakannya, kecoak dewasa memberi makan bayi kecoaknya dengan memberikan cairan bergizi tersebut. Susu kecoak tersebut mengandung protein, lemak, dan gula.

Setidaknya untuk saat ini, kandungan yang terdapat dalam susu kecoak belum ditemukan pada susu yang setiap hari kita konsumsi.

“Cairan-cairan yang dipanen dari kecoak sebenarnya bukan susu yang sesungguhnya. Setidaknya, minimal kita akan berpikir keras mengenai hal tersebut,”ujar Becky Facer, Direktur Sekolah dan Program Pendidik di Fernback Museum of Natural History di Atlanta seperti dilansir cnn.com.

Sebagian besar orang akan terheran-heran bagaimana bisa kecoak yang berkembang biak dengan cara bertelur dapat memiliki susu?

Ternyata ada satu spesies kecoak yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Spesies kecoak tersebut adalah Diploptera punctate. Spesies ini memiliki kristal-kristal protein yang digunakan untuk menyusui bayi kecoak seperti dilansir nationalgeographic.co.id.

“Kristal – kristal protein adalah susu bagi bayi kecoak. Kristal ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya,”ujar Leonard Chavas, salah satu anggota peneliti dari tim riset tersebut.

Lebih mengejutkannya lagi, ia menyebutkan bahwa susu kecoak memiliki kandungan tiga kali lipat energi dibandingkan dengan susu kerbau dalam jumlah yang sama. Sedangkan dibandingkan dengan susu sapi, kandungan energinya mencapai empat kali lipat.

“Menariknya adalah, bagaimana semuanya itu bisa terjadi dan terbentuk?,” ujar salah satu peneliti, Chavas yang mempublikasikan ini di Jurnal Internasional Union of Crystallography di bulan Juli.

Segera setelah embrio mengeluarkan cairan, kristal protein tersebut diambil dan dikembangkan. Para peneliti tersebut kemudian meneliti kandungan-kandungan yang terdapat di dalamnya.

“Inilah kandungan gizi yang dibutuhkan seseorang, asam amino esensial, protein, lipid, dan gula,”ujar Chavas menjelaskan.

Ia menambahkan bahwa kandungan gizi tersebut dapat membantu bayi kecoak untuk dapat tumbuh besar dan berkembang dengan baik.

Selain itu pada kristal-kristal yang lain, ditemukan kandungan insulin yang berguna bagi tubuh. Mereka juga mengasumsikan jika kristal ini berpotensi menjadi sumber makanan baru dimasa depan.

“Sekarang, kami ingin mendalami hal ini lebih dalam lagi dan mengontrol fenomena ini dengan cara sesederhana mungkin. Kami juga berharap agar susu kecoak ini dapat diproduksi massal nantinya,”pungkasnya.

Saat ditanya bagaimana rasa susu kecoak, ia menggambarkan bahwa rasanya biasa dan tidak aneh.

“Tidak ada rasanya,”ujarnya berkelakar. Ia juga membayangkan jika ia mengkonsumsi susu madu tersebut dengan es krim atau madu dengan buah yang renyah.