Lucu! Istri Doland Trump Ketahuan Jiplak Pidatonya Michelle Obama


Melania-Trump-Michelle-Obama

Menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat yang bakal berlangsung pada bulan November 2016 nanti, salah satu calon kandidatnya, Donlad Trump, harus mendapatkan sorotan tajam dari berbagai pihak.

Secara umum, bukan Donald Trump yang mendapatkan sorotan, melainkan istrinya, Melania Trump, yang dianggap melakukan penjimplakan atau meniru ucapan dari istri Presiden Barrack Obama, Michelle Obama, saat berpidato di konvensi Partai Demokrat pada tahun 2008 lalu.

Dengan dugaan peniruan pidato ini membuat upaya Donald Trump yang ingin menjadi presiden di negara Paman Sam tersebut tersendat. Tidak sedikit pula yang menuding bahwa apa yang dilakukan Melania tersebut merusak segala kampanye politik yang telah dilakukan selama ini.

Menurut banyak pihak, di hari pertama Konvensi Partai Republik di Kota Cleveland, Ohio, Amerika Serikat tersebut, ucapan-ucapan yang dilontarkan Melania mengulas masalah kerja keras dan keluarga yang mana juga pernah dilontarkan oleh Michelle.

Berikut kesamaan pidato antara Melania Trump dan Michelle Obama, seperti yang dikutip dari merdeka.com (19/7/2016).

Pidato versi Melania:

“Orangtua saya mengajarkan nilai dari sebuah kerja keras yang kita tekuni dalam hidup. Setiap ucapan anda akan mengikat serta menjadi sebuah janji. Anda harus memperlakukan seseorang dengan rasa hormat. Mereka mengajarkan saya menunjukan nilai dan moral di dalam kehidupan. Itulah pelajaran yang saya teruskan untuk anak kami kelak. Dan kita perlu meneruskan ajaran ini kepada generasi medatang. Karena kita ingin anak kita kelak sebagai penerus bangsa yang tahu akan batas kemampuan diri berasal dari kekuatan mimpi dan keinginan untuk terus bekerja mewujudkan cita-cita.”

Pidato versi Michelle:

“Barack dan saya tumbuh dari keluarga dengan banyak persamaan nilai. Bekerja keraslah untuk meraih keinginanmu dalam hidup. Perkataanmu adalah sebuah pengikat bagimu dan yang kamu katakan adalah janji yang harus ditepati. Anda harus memperlakukan seseorang dengan cara bermartabat dan rasa hormat, sekali pun kamu tidak mengenal mereka dan bahkan jika mau tidak memahami mereka. Barrack dan saya ingin mewariskan nilai-nilai tersebut kepada generasi yang akan datang. Karena kami ingin anak kami kelak dan semua anak di negara ini bisa tahu batasan dari pencapaian tertinggi dalam hidup adalah menggapai mimpimu dan setia pada keinginanmu untuk meraihnya.”

Memang, secara garis besar dalam ucapannya tidak sama identik, namun pada intinya apa yang diucapkan Melania tersebut seperti mengulang apa yang pernah dilontarkan Michelle 9 tahun lalu.

Walaupun mendapatkan sorotan dan tudingan dari berbagai pihak, akan tetapi Paul Manafort, salah satu juru bicara dari Tim Kampanye Trump menyanggah segala tuduhan yang dilontarkan karena merasa bahwa apa yang diucapkan Melania hanyalah permainan bahasa saja dan jikapun sama, hal tersebut merupakan kebetulan.

“Tidak ada istilah menjiplak ucapan dari Michelle Obama. Beliau (Melania Trump) hanya menggunakan pidato biasa. Mengatakan bahwa pidato ini adalah plagiat merupakan suatu hal yang tidak masuk akal. Apa yang diucapkannya adalah tema pribadi dan hal itu adalah kisah hidupnya sendiri,” jelas Manafort.

Walaupun mendapatkan bantahan dari Tim Kampanye Trump, akan tetapi para oposisi yang mayoritas berasal dari sayap kanan dan menjadi musuh politik Trump terus menyerang dengan menggunakan ‘senjata’ ini. Salah satunya adalah yang diucapkan oleh mantan manajer Tim Kampanye Trump, Corey Lewandowski.

“Saya pikir jika itu Paul Manafort terus menganggap apa yang diucapkan Melania itu benar, maka tidak ada yang dipermasalahkan. Tapi jika salah, saya rasa sudah waktunya dia mengundurkan diri dari tim,” ucap Lewandoski.