Lucu, Jaksa dan Hakim Ketahuan Terima Suap saat Pimpin Persidangan


Wibawa penegak hukum yang identik dengan kesan tegas dan adil, hancur seketika akibat ulah oknum hakim dan jaksa ini. Dalam sebuah persidangan yang dilakukan di Pengadilan Negeri Lubukpakam, Medan, pada tanggal 30 Juni 2016 lalu, hakim dan jaksa ketahuan menerima uang suap.

Saat sidang hampir usai, seorang wanita asal Serdang Bedagai, Medan, berteriak kepada hakim dan meminta agar uang suap sebesar Rp 70 juta dikembalikan. Usut punya usut, wanita bernama Risma Manurung tersebut adalah istri tersangka yang sedang disidang, Nasib Samsir Halomoan Sibuea.

Pria berusia 37 tahun tersebut terancam hukuman 5 tahun penjara atas kasus narkoba jenis sabu. Merasa hukuman tersebut terlalu berat, Risma akhirnya menemui oknum jaksa untuk menurunkan waktu hukuman Nasib.

Setelah melalui proses tawar-menawar, oknum jaksa tersebut akhirnya mematok harga Rp 70 juta dan menjanjikan agar hukuman Nasib berkurang 1 tahun menjadi 4 tahun saja. Risma pun setuju dan menggadaikan rumahnya seharga Rp 70 juta dengan bunga sebesar Rp 7 juta setiap bulannya.

Dengan uang hasil menggadai ruamh tersebut, Risma yang didampingi mertuanya kemudian menemui oknum jaksa berinisial S di Kantor Kejari Serdang Bedagai pada tanggal 7 April 2016 lalu dan menyerahkan uang sebesar Rp 35 juta. Setelah itu, Risma diperintahkan menemui oknum hakim bernisial SS di ruangan Perdata PN Lubukpakam untuk menyerahkan sisa uang suap sebesar Rp 35 juta, seperti dilansir dari jpnn.com (9/07/2016).

Sayangnya, harapan Risma agar hukuman suaminya berkurang tidak terwujud. Saat persidangan, majelis hakim tetap menjatuhkan hukuman penjara selama 5 tahun 6 bulan kepada Nasib. Sontak, Risma tidak terima dan tak kuasa membendung emosinya. Ia pun berteriak di depan hakim dan jaksa untuk mengembalikan uang suap yang sudah ia berikan beberapa waktu sebelumnya.

Risma pun tak peduli lagi dengan jerat hukum yang mungkin menimpanya akibat kasus suap. Ia hanya ingin menagih janji yang diucapkan oknum jaksa dan hakim pada saat menerima uang suap darinya.

Kasus ini kembali mencoreng dunia hukum Indonesia setelah beberapa kali terjadi kasus suap pada hakim dan jaksa yang terungkap ke publik. Sungguh ironis karena tempat persidangan yang seharusnya menjadi tempat ditegakkannya keadilan justru menjadi lahan basah untuk meraup rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, masih dilakukan penyelidikan terkait kasus suap yang dilakukan oknum hakim dan jaksa tersebut. Semoga tak ada lagi kasus suap dalam proses penyelidikan dan persidangan yang melibatkan para penegak hukum ini, ya!


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaBerani! Presiden Ini Tuduh Teroris Adalah Buatan Amerika
Berita berikutnyaHeboh! Foto Obama Pakai Baju Muslim Beredar di Dunia Maya