Lebaran Malah Tiduri Istri Orang, Rifki Babak Belur Dihajar Warga


    EDT_T_2575_n

    Idul Fitri memang waktu yang baik untuk bersilatuhami, untuk saling bermaaf-maafkan dan menghilangkan dosa. Akan tetapi, Mokhamad Rifki Adinata malah menambah dosa dan akhirnya babak belur ketika berkunjung ke rumah Nuril Paramita di Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Pasalnya, dia kedapatan sedang indehoi dengan Nuril yang nota bene masih berstatus istri dari Surya Adi Santuso.

    Dilansir dari jpnn.com, Bapak muda yang baru menikah ini awalnya dikira sebagai pelaku pencurian hingga menjadi bulan-bulanan warga. Akan tetapi setelah diusut, Rifki ternyata adalah pelaku kasus perselingkuhan dimana yang pertama memergokinya adalah suami Nuril sendiri. Surya Adi Santuso mengintip adegan persetubuhan tersebut dari atas eternit rumahnya.

    Menurut kesaksian warga, Rifki yang berasal dari Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, tidak sekali melakukan aksi tak senonohnya tersebut.

    “Perselingkuhan ini sudah kedua kalinya dan suami sudah mengintai lama akhirnya tertangkap basah,” kata Basuki, salah satu saksi penggerebekan itu.

    Polisi sempat kesulitan menyelamatkan pelaku dari amukan warga yang telah tersulut emosi. Namun akhirnya polisi berhasil mengevakuasi pelaku serta mengankan ponsel, celana dalam serta sepeda motor milik Rifki. Pasangan selingkuh itu terpaksa harus berlebaran di Mapolres Probolinggo untuk mempertangungjawabkan perbuatan asusila mereka.

    Perselingkuhan merupakan tindakan yang dilarang agama dan jika sudah mengarah pada perbuatan zina, maka suami atau istri yang merasa pasangannya berselingkuh bisa melaporkan ke polisi.

    Seperti dilansir dari hukumonline.com, suami atau istri bisa melaporkan pasangannya yang selingkuh atas dasar Pasal 284 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal 284 KUHP ini merupakan suatu delik aduan yang absolut, artinya tidak dapat dituntut apabila tidak ada pengaduan dari pihak suami atau isteri yang dirugikan (yang dimalukan).