Ini Komentar Jonan Mengenai Kabar Belasan Pemudik Tewas Karena Kelelahan Hadapi Macet


ignasius-jonan

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tidak mempercayai kabar tentang adanya belasan orang meninggal karena terkena macet saat mudik. Ia menolak data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes tidak valid dan tidak berdasar fakta di lapangan.

Berita tentang adanya pemudik yang meninggal diduga karena kelelahan dalam menghadapi kemacetan mencuat ketika Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Sri Gunadi Parwoko mengeluarkan daftar nama-nama orang yang meninggal mulai tanggal 29 Juni hingga 5 Juli di sejumlah titik di jalur mudik di daerah Brebes.

“Sekitar 12 orang meninggal mungkin karena penyakit yang mereka miliki saat mudik. Mudik kan memang mengeluarkan banyak tenaga. Sejauh ini belum diketahui, mungkin dengan tenaga besar yang dikeluarkan untuk mudik, ada beberapa penyakit yang kambuh. Sampai saat ini, itu data yang kami terima,” kata Sri Gunadi, Selasa (5/7/2016), dikutip dari kanalberita.net.

Menhub Jonan menolak hal tersebut. Menurutnya tidak ada orang meninggal karena macet.

“Saya baca media sosial bahwa katanya dari Dinas Kesehatan Brebes itu ada 12 yang meninggal itu karena kelelahan. Menurut saya enggak ada itu orang meninggal karena kemacetan itu enggak ada,” ujar Jonan saat mengunjungi Stasiun Gambir, Rabu (6/7/2016), dikutip dari cnnindonesia.com.

Pemudik menggendong anaknya saat terjebak kemacetan sekitar 39 kilometer di arah pintu keluar Tol Pejagan, Jawa Tengah, Senin (4/7). Lalu lintas Tol Pejagan hingga Brebes Timur macet total sehingga pemudik terjebak di dalam tol tersebut hingga belasan jam. MI/ARYA MANGGALA

Jonan tidak mempercayai atas keterangan Sri Gunadi perihal indikasi penyakit yang dialami oleh mereka tewas akibat terlalu lama di kendaraan karena terjebak macet.

“Itu yang ngomong aja yang enggak paham masalah kesehatan. Enggak ada itu meninggal karena macet. Pasti yang meninggal itu yang sudah sakit,” jelas Jonan.

Ia juga menegaskan jika dirinya mendapatkan laporan pemudik yang meninggal rata-rata karena kecelakaan dan karena penyakit bawaan yang telah lama dideritanya. Bahkan dirinya dia mengaku mendapat laporan penumpang pesawat yang meninggal karena sakit yang telah dideritanya sejak lama.

“Itu orang yang ngomong itu ngawur. Enggak ada orang meninggal karena macet. Kalau orang meninggal karena kecelakaan ada. Banyak. Mungkin sampai ini ada 170 an yang meninggal,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa terjadi kemacetan yang sangat parah di wilayah Brebes, Jawa Tengah. Kemacetan yang mencapai puluhan jam diduga telah membuat banyak pemudik yang kondisi kesehatannya menurun.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaTinggalkan Keluarga untuk Jadi Teroris. Anak Istrinya Hidup Dari Santunan Warga
Berita berikutnyaPak Ahok, Kenapa Pas Lebaran Gini Sih?