Tak Pakai Helm, Pejabat Tinggi Ini Ditilang Polisi


193630_523349_hun_sen_ap

Hukum memang harus ditegakan tanpa pandang bulu, siapapun yang melanggar aturan harus mendapatkan sanksi. Bahkan ketika sorang pejabat melalaikan keselamatan dalam berkedara juga tidak luput dari hukuman. Seperti yang baru-baru ini terjadi, Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen ditilang karena berkendara tanpa helm dan sepeda motor tanpa plat nomor.

Dilaporkan oleh jpnn.com, disebutkan jika Sabtu (18/6/2016) lalu, Sun Nem, polisi yang dinas di distrik Srae Ambel, Koh Kong, Kamboja menjadi perhatian publik lantaran berani menilang seorang jabat tinggi.

“Saya hanya mengerjakan tugas saya. Menegakkan aturan. Dia tidak memakai helm, itu bahaya. Sepeda motornya pun tidak ada nomor pelat,” ujar Sun Nem

Karenan kelaliannya tersebut, sang Perdana Menteri harus kena denda sebesar KHR (Cambodian Riel) 15.000 atau sekitar Rp 50.000. Tidak hanya itu, pemilik motor yang dipakai Perdana Menteri tersebut juga medapatkan sanksi yang sama.

“Saya bertugas menegakkan hukum lalu lintas. Jadi apakah Anda kaya, miskin, kuat atau tidak, jika Anda melanggar hukum maka Anda harus dihukum,” tegas Sun Nem.

Perdana Menteri Hun Sen tidak bisa mengelak atas kesalahan yang dia lakukan. Dia mengaku bersalah dan meminta maaf. Meski dia menjabat sebagai Perdana Menetri, dia mengaku tetap membayar denda tersebut.

“Saya menerima denda itu. Saya akan membayar kesalahan saya, dan juga untuk pemilik sepeda motor. Meskipun saya meminta maaf, polisi masih tetap menilang saya. Saya memang salah,” kata Hun Sen.

Secra hukum sebenarnya Perdana Menteri Hun Sen bisa mempergunakan haknya yang medapat kekebalan hukum, akan tetapi dia menghargai kinerja kepolisian hingga akhirnya dia memilih untuk menerima hukuman tersebut.

“Saya menghargai Polres Srae Ambel Koh Kong yang menerapkan hukum tanpa diskriminasi,” tandas Hun Sen.

Ini adalah contoh nyata tentang sebuah aturan yang memang harus ditegakkan terhadap siapapun. Keamanan dan keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab semua pihak. Kelalian dan kesembronoan serta ketidakpatuhan satu saja pengendara bisa berakibat buruk kepada pengguna jalan lainnya.

Semoga kepolisian Indonesia bisa meniru apa yang dilakukan oleh Sun Nem yang berani menghukum siapa saja yang bersalah, bahkan termasuk seorang pejabat tinggi negara.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaPuasa 19 Jam, Mahasiswa Non Muslim: Kamu Bakal Mati!
Berita berikutnyaMenguak Kehidupan Mewah Pasutri Pemalsu Vaksin Imunisasi