KPK Tangkap Panitera Muda dan Pengacara, Saipul Jamil Terseret?


Penangkapan Pengacara dan Panitera Muda

Secara mengejutkan, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan kepada seorang Panitera Muda Pengadilan Negeri (PN) berinisial R dan seorang pengacara pada hari Rabu (15/6/2016). KPK akan melakukan pemeriksaan secara intensif selama 1 x 24 jam. Dalam pemeriksaannya tersebut, KPK juga melakukan pengamanan dan pemeriksaan kepada lima orang seperti dilansir merdeka.com.

Operasi Tangkap Tangan KPK tersebut sontak membuat berbagai pihak kaget. Peristiwa penangkapan tersebut mulai dikait-kaitkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret artis kenamaan Saipul Jamil. Selaku terdakwa, Saipul sendiri baru saja menemui putusan pengadilan pada Selasa (14/6/2016) seperti dikutip tribunnews.com.

Saipul Jamil sendiri telah menerima putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan hukuman penjara selama 3 tahun. Vonis yang diterima lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang menuntut 7 tahun penjara.

Lebih lanjut, KPK dalam operasinya telah mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya uang senilai Rp 350 juta. Ketika ditanya perihal keterkaitan penangkapan tersebut dengan kasus dugaan pelecehal seksual Saipul Jamil, Ketua KPK Agus Raharjo mengiyakannya.

“Mungkin ada kaitannya (dengan Saipul Jamil),”ungkapnya saat ditemui di gedung KPK pada Rabu (15/6/2016) seperti dilansir merdeka.com.

Saat ditanya mengenai keterlibatan hakim dan yang lainnya, Agus kembali mengungkapkan bahwa semua hal masih perlu didalami terlebih dahulu.

“Belum tahu nanti kan ada pengembangan,” tambahnya.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga menambahkan bahwa operasi tangkap tangan ini diduga memiliki keterkaitan dengan suap.

“Pemberinya lawyer, sedangkan penerimanya panitera,” ujar Saut dalam pada, Rabu (15/6/2016) seperti dilansir liputan6.com.

Saut juga mengiyakan bahwa transaksi suap yang berhasil diungkap KPK ini berkenaan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa artis Saipul Jamil.

“Kasusnya kasus Saipul (Saipul Jamil),” ujar Saut.

Operasi Tangkap Tangan KPK yang selalu penuh dengan kejutan tersebut juga membuat kuasa hukum Saipul Jamil syok. Nazarudin Lubis, salah satu dari tim kuasa hukum Saipul Jamil mengatakan bahwa ia tidak tahu menahu dan mengaku tidak terlibat dalam penangkapan tersebut.

“Saya sama sekali tidak tahu. Saya tidak tahu dan saya tidak terlibat,” tegas Nazarudin ketika dihubungi melalui telepon, Rabu (15/6/2016) seperti dilansir tribunnews.com.

Selain itu, Nazarudin juga menyangkal adanya keterlibatan dirinya berkenaan dengan operasi tangkap tangan KPK tersebut.

“Saya syok benar. Saya murni hukum. Selebihnya saya nggak pernah tahu dan saya syok, nggak percaya saya,” tutur Nazarudin seperti dikutip tribunnews.com.

Hingga berita ini diturunkan, secara resmi KPK belum memberikan keterangan apakah tindakan suap yang dilakukan oleh panitera muda dan pengacara tersebut memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan pelecehan seksual Saiful Jamil.