Dor! 2 Polisi Tertembak Saat Kejar Begal. Begini Kondisinya Sekarang


    5f6aeb6e-24b6-4a2e-a1b5-7c661df3cefb_169

    Aksi baku tembak tak terhindarkan dalam upaya penangkapan kelompok begal di Jl Bakti, Pinang, Cipondoh, Kota Tangerang. Dalam peristiwa tersebut, ada anggota polisi yang roboh tertembak oelh kelompok begal yang beringas tersebut.

    “Bripka Saefudin (sebelumnya ditulis Aipda Saefudin) tertembak di bagian perut, sekarang mau dioperasi. Kondisinya kritis, doakan saja segera pulih,” ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Agroni Sugiarto, Jumat (10/6/2016), dikutip dari detik.com.

    Tidak hanya Bripka Saefudin, menurut Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Eko Hadi Santoso, ada anggota kepolisian lain yang juga mengalami luka tembak pada kejadian tersebut.

    “Aipda Gofur luka tembak di bagian tangan, dibawa ke RS Mulia. Sedangkan yang satu luka tembak di perut dibawa ke RS Omni,” ujar Eko.

    Kedua polisi tersebut awalnya melakukan pengejaran terhadap sekelompok begal yang beraksi di di Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jaksel. Mereka mengejar begal yang kabur ke arah Cipondoh dengan membawa kabur motor Scoopy milik korban.

    Namun saat dalam perjalannya, tepatnya di Jl Bakti Kelurahan Pinang, Kecamatan Cipindoh, Tangerang Kota, pelaku mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan yang mebuat Aipda Gofut tertembak.

    “Salah satu pelaku mengeluarkan senpi dan menembak lalu mengenai Aipda Gofur. Selanjutnya dibalas tembakan, dan pelaku menembak lagi mengenai Bripka Saefudin,” jelasnya.

    5e3e2f8a-f782-462f-9612-1571d328b3bf_169

    Berita terakhir menyebutkan jika Bripka Saefudin dalam kondisi kritis. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto menjenguk korban di Rumah Sakit Omni Alam Sutera.

    Dilansir dari detik.com, Kapolda akan mendonorkan darahnya untuk Bripka Saefudin. Tidak hanya Kapolda, Kabid Propam Kombes Andean Bonar Sitinjak dan Karoops Kombes Verdianto Bitticaca juga mendonorkan darahnya untuk korban, karena kebetulan golongan darah mereka sama.

    “Rencananya bapak Kapolda juga mau mendonorkan darahnya. Beliau juga golongan darahnya B,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, Jumat (10/6/2016).

    Selain itu, tercatat telah sepuluh anggota kepolisian lainnya yang juga telah mendonorkan darahnya untuk Bripka Saefudin.

    Bripka Saefudin mengalami pendarahan di bagian perut dan sepat mengalami drop. Ia harus menjalani operasi pengangkatan peluru yang masih bersarang di tubuhnya.