Martunis Pemain Ketiga Aceh Yang Berkiprah di Luar Negeri


 

011267400_1435846039-08_2A2ADBF300000578-3147052-image-m-64_1435834815175__1_

Martunis, bocah kecil yang selamat dari bencana Tsunami di Aceh tahun 2004 silam, kini mewujudkan mimpinya untuk menjalani karier di sepak bola internasional. Anak angkat Cristiano Ronaldo tersebut baru saja direkrut oleh klub Liga Portugal, Sporting Lisbon untuk bergabung di dalam akademinya.

Pemain berumur 17 tahun tersebut diproyeksikan untuk masuk ke dalam skuat Sporting Lisbon U-19 nantinya. Namun, Martunis bukan satu-satunya pemain sepak bola asal Aceh yang berkiprah di luar sepak bola Tanah Air.

Nama legenda Timnas Indonesia yang sudah tutup usia, Iswadi Idris adalah pemain asal Aceh pertama yang berkiprah di luar Indonesia. Mantan kapten Tim Merah-Putih di tahun 1970-1980 tersebut pernah bermain di Liga Australia bersama klub Western Suburbs. Pemain bernomer punggung 13 tersebut bermain hanya semusim pada tahun 1974-1975.

Kedua adalah Rachma Dani yang bermain untuk klub FC Perak, Malaysia pada 2005. Bakat sang pemain yang kala itu berusia 20 tahun tercium saat bermain memperkuat Persiraja Banda Aceh di Invitasi Piala Gubernur NAD. Dani berani merantau ke Negeri Jiran atas dorongan ayahnya yang ingin putranya bisa mendapat penghidupan yang lebih layak.

“Ayahnya sangat menginginkan dia bermain di Malaysia dan meminta Datuk Jamal Nasir membawanya ikut serta. Karena itulah nyawanya selamat dari tsunami,” kata pelatih Perak, Zakaria Mohamad, kala itu.

Selanjutnya, ada Martunis yang mengikuti jejak seniornya sesama pemain sepak bola asal Aceh. Namun, Martunis berkesempatan menjadi pemain asal Aceh pertama yang bermain di kompetisi Eropa.

Sumber: bola.com


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaKasiahan, Nenek 95 Tahun Ini Menjerit Kelaparan.
Berita berikutnyaLarang Pegawai Berjilbab, Menteri Rini Langgar UUD 1945