Salut!, Didiskualifikasi Karena Pakaian Renang Muslimah, Siswi Ini Tetap Jalani Lomba Hingga Finish


    13240108_1049074028462169_7519934684082808684_n

    Sebuah kisah inspiratif  teralun dari penyelenggaraan kualifikasi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Malang Jawa Timur, pada 23-28 Mei 2016.

    Adalah Ais seorang siswi salah satu SMP di Kabupaten Lamongan yang menjadi ‘korban’ dari aturan di olahraga  renang. Sebagai muslimah Ais berkeinginan mengenakan pakaian renang yang sesuai dengan aqidah Islam, yakni tertutup semua mulai dari ujung rambut hingga kaki, serta tidak ketat.

    Dimana sebenarnya gaya pakaian renang muslimah ini sebenarnya sudah sangat umum kita jumpai dijual di pasar dan dikenakan para muslimah.

    Namun sayangnya, ternyata pakaian yang dikenakan oleh Ais tersebut tidak sesuai dengan regulasi olahraga renang. Panitia pun meminta Ais mengganti baju renangnya, dengan kostum renang standar yang ketat dan tidak full tertutup, seperti halnya yang dikenakan para peserta lain.

    Tapi karena berpegang teguh pada aqidah, Ais mengatakan tetap akan mengenakan pakaian renang muslimah berwarna kuning miliknya tersebut. Dan atas dasar hal tersebut, dengan terpaksa panitia dari Dinas Pendidikan Propinsi Jatim pun mendiskualifikasi Ais dari lomba yang diadakan di Gelanggang Renang Stadion Gajayana Malang tersebut.

    13312890_1049074095128829_1692186231999019340_n

    Lanjut ke halaman selanjutnya >>