Setelah Aksi Anarkis yang Dilakukan Massa HMI, Kembali Terjadi Kerusuhan di Depan Gedung KPK


Setelah Aksi Anarkis yang Dilakukan Massa HMI, Kembali Terjadi Kerusuhan di Depan Gedung KPK - A

Setelah aksi anarkis yang dilakukan oleh massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terkait ucapan Wkil Ketua KPK Saut Situmorang di depan Gedung KPK beberapa waktu lalu, kembali terjadi kerusuhan yang melibatkan massa dan pihak keamanan di tempat yang sama.

Sebuah aksi unjuk rasa yang awalnya hanya dilakukan oleh massa yang mengatasnamakan dirinya Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) dengan tuntutan agar KPK menuntaskan kasus Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan berlangsung cukup tertib tersebut menjadi rusuh setelah gelombang kelompok lain di sekitar Jakarta datang dengan tuntutan berbeda.

Massa yang mayoritas mengaku berasal dari Luar Batang ini ingin agar kasus suap reklamasi Pantai Utara Jakarta dan kasus Sumber Waras yang menyeret nama DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok segera dituntaskan.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya, massa yang sudah berkumpul dalam jumlah banyak tersebut mulai menunjukkan gelagat untuk membuat kerusuhan. Tentu saja, para petugas keamanan yang berjaga di depan Gedung KPK mulai melakukan tindakan siaga.

Massa kemudian merangsek dan memukuli menggunakan benda yang mereka bawa sampai dengan melempari petugas dengan batu. Tidak hanya itu saja, beberapa kaca Gedung KPK juga terlihat bolong terkena lemparan batu.

Bentrokan yang terjadi membuat beberapa polisi mengalami luka dan satu motor berjenis matic milik petugas ditemukan di pinggiran sungai dalam keadaan yang cukup memprihatinkan. Kasat Sabhara Polres Jakarta Selatan, AKBP Burhan, juga mengatakan bahwa ditemukan di sekitar lokasi ada anak panas dan tongkat besi.

Setelah Aksi Anarkis yang Dilakukan Massa HMI, Kembali Terjadi Kerusuhan di Depan Gedung KPK - B

Dikarenakan suasana semakin memanas, petugas tambahan memberikan bantuan dan mulai melepaskan gas air mata yang membuat massa berlarian menyelamatkan diri ke sekitaran Jalan Rasuna Said. Hal itu membuat lalu lintas di daerah tersebut macet.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Polisi Krishna Murti juga tampak di sekitar tempat kejadian dan mencoba berkomunikasi dengan perwakilan massa. Setelah magrib, massa membubarkan diri dan kondisi berangsur-angsur kondusif, juga lalu lintas terpantau kembali normal.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMantan Pelatih Juventus dan Sampdoria Ingin Latih Timnas Indonesia
Berita berikutnyaJokowi Tak Antusias, Setya Novanto dan Ahok Saling Lontarkan Pujian