Tak Terima Anaknya Tidak Naik Kelas di SMA Gonzaga, Ibu Ini Gugat Guru ke Pengadilan


SURATKABAR.ID – Seorang ibu bernama Yustina Supatmi mengunggat secara perdata 4 orang ke Pengadilan Jakarta Selatan (PN Jaksel) lantaran kecewa anaknya tidak naik kelas.

Empat orang yang digugat ini adalah Pater Paulus Andri Astanto selaku Kepala Sekolah SMA Kolose Gaonzaga, Himawan Santanu yang merupakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Gerardus Hadian Panomokta selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, dan Agus Dewa Irianto yakni guru Sosiologi Kelas XI.

Tidak berhenti di situ saja, Yustina juga menggugat Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Provinsi DKI Jakarta. Ia menggugat orang-orang yang telah disebutkan lantaran anaknya yang bernama Bramanto Budikusuma tidak naik ke kelas 12 SMA. Gugatan tersebut dikonfirmasi oleh Achmad Guntur yang merupakan Humas PN Jaksel.

Baca juga: Ratu Drama! Kuda Ini Selalu Pura-pura Mati Kalau Ada yang Mau Menunggangi, Intip Videonya

Di dalam gugatannya, ibu tersebut menilai jika pihak sekolah melakukan perbuatan melawan hukum. Ia menjelaskan lebih lanjut lagi jika keputusan sekolah tidak menaikkan anaknya ke kelas 12 SMA lantaran cacat hukum.

Karena hal itulah ia meminta majelis hakim untuk memutuskan anaknya berhak naik ke kelas 12 SMA kolose Gonzaga yang berlokasi di Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Ditambah lagi, Yustina juga dalam gugatannya meminta para tergugat untuk ganti rugi senilai ratusan juta rupiah hingga minta sekolah tersebut disita. Guntur menyebutkan gugatan itu disidangkan pada Senin (28/10/2019), namun ditunda lantaran para tergugat tidak datang, sehingga ditunda pada 4 November 2019.