Disekap dan Diperlakukan Bak Hewan Selama 9 Tahun oleh Orang Tuanya, Pria Bulukumba Ini Akhirnya Berhasil Kabur


SURATKABAR.ID – Malang sekali nasib Mansyur (26) yang disekap sendiri oleh orang tuanya. Ia disekap selama kurang lebih 9 tahun dan hanya dikeluarkan saat musim tanam tiba.

Ia diperlakukan tidak manusiwi, layaknya hewan yang digunakan untuk membajak sawah. Saat dikurung, ia juga diberi makan ala kadarnya oleh orang tuanya sendiri. Tidak tahan dengan perlakukan orang tuanya, pria asal Bulukumba ini berhasil kabur.

Beberapa waktu yang lalu, Tommy Satria Yulianto selaku Wakil Bupati Bulukumba menjenguk Mansyur. Saat ini, pria berusia 26 tahun tersebut sudah dalam lindungan P2TP2A Kota Makassar. Saat dijenguk, wajah Mansyur begitu girang, ia mengenakan baju berwarna merah dan duduk di atas tempat tidur.

Baca juga: Videonya Jadi Viral! Detik-detik Pesulap Jail Kerjai Wanita Dalam Sekejab Lepas Bra Tanpa Disadari

Sementara Wabup Tomy Satria Yulianto mengenakan baju putih dan duduk di bibir tempat tidur. Dalam kunjungan tersebut, Mansyur bercerita jika orangtunya hanya mengeluarkannya saat musim tanam tiba. Ia diperlakukan layaknya hewan. Suatu hari, ia berhasil kabur dan lari ke Polres Bulukumpa. Selanjutnya, oleh Polres Bulukumba ia dititipkan di P2TP21 Makassar.

“Man berada dalam penanganan kami sejak Jumat pekan lalu. Kami memberikan pendampingan psikologis untuk membantunya melewati trauma akibat perilaku kekerasan yang dialaminya selama 9 tahun,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Tenri A Palallo.

Sudah 7 hari Mansyur dalam perawatan. Dalam perawatannya, Mansyur mendapatkan pelayanan yang cukup baik. Ia mednapatkan pendampingan dari psikolog, psikiater, home care, dan layanan sosial.