Kisah Pilu Yatim Piatu Asal Cianjur, Putus Sekolah Jadi Tulang Punggung Ketiga Adiknya


SURATKABAR.ID – Media sosial Twitter belakangan ini dihebohkan dengan unggahan akun @GhisniK yang menceritakan perjuangan seorang remaja di Cianjur. Remaja (18) ini menjadi tulang punggung keluarganya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Kisah tersebut dibagikan pada Selasa (15/10/2019), akun Twitter tersebut meminta bantuan sesama pengguna media sosial berlambang burung tersebut untuk membatu Heri, nama remaja tersebut. Heri dan ketiga adiknya menjadi yatim piatu setelah orangtuanya meninggal lantaran digigit ular.

“Bapaknya anak ini meninggal karna di gigit ular. Gak lama kemudian ibunya juga meninggal karna di gigit ular juga. Nah sekarang adek ini tinggal bersama 3 adeknya. Dan menjadi tulang punggung keluarga. Yang paling kecil umurnya dua tahun. Gak kuat aku liatnya,” tulis @GhisniK, seperti yang dilansir dari Grid.id

Baca juga: Kasihan! Gara-gara Beda Pilihan Kades, Hajatan Seorang Warga Diboikot sampai Tak Ada yang Datang

Ghisni membuka donasi untuk siapa saja yang tergerak membantu Heri. Ia juga memberikan alamat tempat tinggal remaja tersebut, supaya orang-orang bisa membuktikan kebenarannya secara langsung.

Heri ternyata terpaksa putus sekolah untuk membiayai pendidikan dan kehidupan adik-adiknya Rizki (8), Rani (8) dan Ramdan (2).

“Anak pertama bernama Heri berusia 18 Tahun, yang putus sekolah karena harus membiayai pendidikan dan kehidupan sehari-hari untuk adiknya,” tulis Ghisni.

Menurut pantauan Suratkabar.id, sekarang ini sudah ada donasi langsung ke No. rekening atas nama Heri Misbahudin. Sampai saat ini, dana yang sudah terkumpul mencapai Rp 37 juta.