Viral Video Manusia Lakukan Uji Coba Pada Hewan, Kejam Banget!


SURATKABAR.ID – Percobaan terhadap hewan atau yang disebut dengan animal testing memang sudah lama ditinggalkan. Tapi sampai detik ini, ternyata masih saja ada pihak-pihak yang melakukan animal testing. Dan baru-baru ini ada video yang mengungkapkan kejamnya animal testing yang dilakukan manusia.

Video ini terungkap setelah Laboratory of Pharmacology and Toxicology (LPT) yang berlokasi di Hamburg, Jerman masih melakukan metode lawas tersebut. Mereka masih memanfaatkan hewan-hewan untuk percobaan untuk obat-obatan tertentu.

Video tersebut memiliki durasi kurang lebih 8 menit dan ditonton 500 kali. Video tersebut menampilkan berbagai kekejaman saat dilakukan animal testing. Video ini awalnya diunggah oleh akun YouTube yang bernama Cruelty Free International. Video tersebut didapatkan setelah salah satu tim dari akun tersebut menyamar sebagai salah satu pekerja di LPT. Situasi di dalamnya begitu memprihatinkan.

Baca juga: Ngenes! Nenek Buta Huruf Asal Depok Ditipu Tetangga, Rumah Dibeli dengan Harga Rp300 Ribu

Di dalamnya terlihat berbagai macam jenis hewan. Mulai dari anjing, kelinci, kucing, monyet dan lain-lain yang dikurung di dalam kandang sempit. Monyet-monyet yang telah dikeluarkan ini diikat dengan memanfaatkan besi dan dibawa ke ruang percobaan.

Secara keji, orang-orang memasukkan beberapa obat dengan dosis tertentu setelah diberi racun.

“Hewan-hewan itu bahkan masih mengibas-ngibaskan ekor mereka ketika mereka dibawa untuk dibunuh, anjing-anjing tersebut merasa putus asa untuk melakukan kontak dengan manusia,” kata Friedrich Mülln dari Soko Tierschutz, seperti yang dilansir dari Detik.com

“Perlakuan terburuk adalah untuk monyet. Jenis kera monyet adalah primata kecil, relatif ringan, yang sering digunakan untuk percobaan hewan di LPT,” tambahnya.

Dan kejamnya lagi, berdasarkan penuturan dari CFI, hewan-hewan tersebut tidak diberikan obat anestesi atau pereda nyeri.

Terkait dengan video tersebut, Aktivis Carolin Iding memutuskan membuat petisi online untuk menutup usaha tersebut. Sejak dirilisnya pada 11 Oktober, petisi tersebut ditandatangani lebih dari 41 ribu orang.

Sebagai informasi, LPT merupakan salah satu laboratorium privat terbesar di Jerman. Ada sekitar 175 orang karyawan di dalamnya, LPT selama ini mengaku bekerja sesuai dengan aturan nasional dan internasional.