Rumah Dijual Mertua, Keluarga Ini Hidup di Gubuk Berdinding Seng dan Anak Putus Sekolah


    SURATKABAR.ID – Sebuah keluarga terpaksa tinggal di sebuah gubuk dengan dinding seng di Jl. Tani, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Raya, Kalimantan Barat. Gubuk tersebut menyerupai kandang ayam dan tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal.

    Keluarga ini terdiri dari sepasang suami istri dan empat orang anak. Mereka merupakan warga asli dari Siantan Hulu, Pontianak, Kalimantan Barat. Tapi terpaksa pindah ke gubuk tersebut lantaran rumah lama mereka telah dijual oleh mertuanya, 2 bulan yang lalu. Terkait hal tersebut, Lena, Sang Ibu mengaku enggan untuk menceritakan lebih jauh.

    Lena lebih mengaku lebih memilih tinggal di gubuk tersebut lantaran keterbatasan ekonomi. Dilansir dari Kompas.com, suami Lena bekerja serabutan sementara ia juga sedikit membantu dengan menjual sayur. Pembuatan gubuk itu pun atas bantuan masyarakat setempat.

    Baca juga: Gara-gara Ulah Istri Hujat Wiranto di Medsos, Anggota TNI Surabaya Ini Dicopot dan Ditahan

    Lebih lanjut agi, Lena menceritakan jika ia hidup dengan keempat anaknya yang masing-masing berusia 15 tahun, 14 tahun, 5 tahun, dan 1 tahun. Anak tertuanya telah putus sekolah sejak 2 tahun lalu lantaran biaya. Sementara anak kedua sekarang sedang duduk di SMP kelas VII juga terancam putus lantaran masalah serupa.

    Terkait hal tersebut, Yandi selaku anggota DPRD Kota Pontianakn menyebutkan jika adanya keluarga yang hidup di gubuk yang menyerupai kandang ayam tersebut merupakan buruknya komunikasi dan koordinasi aparatur pemerintah, dari mulai RT sampai pemerintah kota. Ia juga beranggapan selama ini pemerintah setempat belum bisa mengimplementasikan kebijakan dengan baik.