Sudah Berlatih 8 Jam Sehari, Tentara Amerika Tetap Tumbang Lawan TNI


    jaga-kaa-di-bandung-tni-sebar-penembak-jitu

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menorehkan prestasi yang membangakan. Catatan gemilang diperoleh TNI karena berhasil menyabet sebagian besar emas dalam lomba menembak internasional di ajang Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2016.

    Dilaporkan oleh merdeka.com (18/05/2016), TNI berpeluang mempertahankan gelar juara umum untuk kedelapan kalinya.

    Prestasi ini tentu sangat membanggakan mengingat TNI mengungguli para pesaing dari negara-negara maju. Perwakilan dari negera adi kuasa, Amerika Serikat hanya mampu menyumbangkan satu medali saja, yakni USMC dengan satu medali perunggu. Sedangkan Angkatan Darat mereka belum mampu menyumbangkan medali satupun.

    Dalam kompetisi tersebut Angkatan Darat Amerika menurunkan Team Bayonet. Tim tersebut telah berupaya sangat keras agar bisa meraih medali emas, namun tetap saja kalah.

    Staf Sersan John Flynn dan Spc James Griswold adalah perwakilah AS yang diterjunkan untuk ikut berkompetisi melawan 16 negara di ajang Australian Army Skills at Arms Meeting.

    “Kami sudah menyelesaikan sebagian di antaranya. Kami bukan penembak runduk terbaik, tapi kami bukan yang terburuk” ujar Griswold, demikian dilansir situs resmi Angkatan Darat AS army.mil, Rabu (18/5/2016).

    Tim Bayonet mengaku telah berlatih selama dua minggu berturut-turut dengan menghabiskan delapan jam per harinya. Mereka berlatih untuk meningkatkan kemampuan senapan dan pistol, mempersiapkan senjata selama kompetisi serta mempelajari paduan kompetisi AASAM.

    Lanjut ke halaman selanjutnya >>