Kisah Wisni yang Dibully sampai Jadi Trend Center, Pakai Kutu Baru dan Batik Sehari-hari Selama 7 Tahun


    SURATKABAR.ID – Kutu baru dan batik merupakan pakaian yang kerap kali dikenakan saat momen-momen tertentu saja. Tapi bagaimana jadinya jika pakaian tradisional ini dikenakan untuk kegiatan sehari-hari? Dan itulah yang dilakukan oleh seorang perempuan bernama Wisni Indarto (38). Dalam kesehariannya, ia mengenakan kutu baru dan batik.

    Kurang lebih selama 7 tahun terakhir ia setiap harinya mengenakan atasan kutu baru yang dipadukan dengan kain, batik dan juga sneaker. Selain jenis baju itu, yang dimiliki wisni hanyalah busana olahraga saja, karena ia gemar olahraga.

    Keputusannya mengenakan kutu baru dan batik setiap harinya bukan tanpa alasan. Dilansir dari Kompas.com, Wisni begitu mencintai pakaian khas Indonesia ini. Ditambah lagi lantaran suaminya. Wisni kerap mendapatkan komplain dari sang suami saat mengenakan pakaian lain dengan alasan salah kostum. Namun saat ia mengenakan kutu baru, sang suami tidak pernah berkomentar negatif.

    Baca juga: Terkuak, Ternyata Bocah Inilah yang Jadi Pencetus Goyangan “Entah Apa yang Merasukimu”

    Meskipun nyaman dimata suami dan dirinya sendiri, bukan serta merta di mata orang lain. Ia mendapatkan pandangan sinis dan bullyan dari banyak orang. Meskipun dianggap aneh, namun makin menunjukkan konsistensinya. Yup, wanita berusia 30-an ini makin gencar mengenakan kutu baru dan batik.

    Seiring dengan berjalanya waktu, cemoohan yang ia terima berubah menjadi pujian. Sampai saat ini ia banyak difollow oleh orang-orang. Ia bahkan memproduksi kutu baru dan mengantongin omzet Rp 40 – 50 juta per bulannya.

    Pembelinya datang dari berbagai tempat, dalam sampai luar negeri. Saat ini, perempuan kelahiran Sukabumi tersebut bisa mengubah kesan kolot pada kutu baru dan batik menjadi kekinian.