Viral Video Pelajar SMA Kejang Hingga Pingsan Saat Main Game Online, Tak Disangka Ini Faktanya


SURATKABAR.ID – Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswa mengalami kejang-kejang gara-gara game online kembali menghiasi jagat maya. Siswa tersebut terekam kamera tengah bermain di dalam kelas. Sontak video tersebut viral dan ramai diperbincangkan pengguna media sosial.

Dilansir dari laman Kompas.com pada Jumat (13/9/2019), video yang berdurasi 38 detik tersebut dibagikan oleh pemilik akun @keluhkesahojol.id melalui Instagram.

Video singkat tersebut menunjukkan seorang pelajar SMA yang terlilit kabel headset pada bagian lengan yang tersambung dengan telepon seluler di kantong celananya. Tampak siswa tersebut mengalami kejang-kejang hingga hilang kesadaran.

Melihat rekannya pingsan lantaran insiden tersebut, tentu saja teman-temannya langsung panik dan berteriak histeris.

Baca Juga: Viral Anak Kejang Karena Kecanduan Game, Keluarga Si Bocah Buka Suara Ungkap Fakta Sebenarnya

Masih di video yang sama, terlihat juga rekan korban yang memegang ponsel berisi permainan (game) online.

Pada bagian keterangan video dituliskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di salah satu SMA di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Kamis (12/9) lalu. Video tersebut hingga Jumat (13/9) kemarin telah disaksikan oleh 23 ribu lebih netizen.

Diketahui bahwa siswa tersebut berinisial PH (17), merupakan siswa kelas 11 SMA Negeri 1 Luwu Timur. Ia tinggal di Kilometer 6, Dusun Balambo Indah, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili. Luwu Timur.

Menanggapi hal tersebut, orangtua PH, Palalloi mengatakan bahwa peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Selasa (10/9) siang sekitar pukul 11.30 Wita, lantaran sang putra belum makan pagi ketika berangkat ke sekolah.

“Ia sakit yang disebabkan tidak sarapan. Memang ia jarang sarapan pagi kalau ke sekolah, makanya dia sering sakit-sakit,” jelas Palalloi ketika dimintai konfirmasi oleh media, pada Jumat (13/9) kemarin.

Palalloi menjelaskan bahwa usai peristiwa tersebut, anaknya sempat dilarikan ke puskesmas dan mendapatkan perawatan selama 3 jam. Setelah itu ia sudah diperbolehkan pulang ke rumah dan kemudian bermain dengan tetangga.

“Jadi setelah dirawat di puskesmas 3 jam, esoknya sudah kembali ke sekolah. Kesibukan anak tersebut kalau pulang sekolah hanya di rumah atau bermain dengan tetangganya,” ungkap Palalloi lebih lanjut.

Dan terkait informasi dan isu yang menyebutkan bahwa putranya mengalami kejang-kejang dan pingsan karena mengonsumsi obat terlarang hingga kecanduan bermain game online, Palalloi menegaskan hal tersebut tidak benar.

“Anak saya bukan karena minum obat seperti isu yang beredar, bukan pula karena pengaruh main game, tetapi memang karena sakit sampai pingsan akibat tidak sarapan pagi,” pungkas Palalloi tegas.