Video Syur Perselingkuhan Warga Sumedang Tersebar Luas, Fakta di Baliknya Bikin Heboh


SURATKABAR.ID – Warga Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, digemparkan dengan beredarnya video syur. Video asusila yang diperankan oleh warga Sumedang ini disebutkan telah mulai beredar luas sejak Sabtu (7/9) lalu.

Menurut keterangan dari warga Kecamatan Paseh, pemeran wanita dalam video tersebut telah pindah dari desa asal bersama dengan suaminya. Dan sekarang ini, keduanya diketahui tinggal di desa yang masih ada di Kecamatan Paseh.

“Di desa saya sudah ramai ada video asusila yang beredar sejak Sabtu lalu. Pemeran perempuan memang asal desa ini tapi sekarang sudah pindah,” ungkap salah seorang warga di Kecamatan Paseh, pada Senin (9/9), seperti yang dikutip dari laman Tribunnews.com.

Sementara itu si pemeran pria dalam video yang diketahui berinisial AIS (34) merupakan warga Kecamatan Ujungjaya. AIS inilah yang mengambil video tersebut dengan menggunakan kamera ponsel di sebuah penginapan yang terletak di Tolengas, Kecamatan Tomo.

Baca Juga: Fakta Baru Pemeran Video Syur Banjarmasin, Bukan Orang Biasa dan Tak Bisa Dijerat Hukum

Adegan ranjang suami istri itu direkam sekitar bulan Juni yang lalu, namun baru beredar luas pada awal September. AIS diduga menjalin hubungan asmara dengan si pemeran wanita yang diketahui berinisial YS (34).

Video dewasa yang beredar luas itu direkam secara terpisah dengan durasi berbeda, yakni 39 detik dan 3 menit 10 detik, namun tempat pengambilan gambar di satu kamar yang sama.

Terlihat dari rekaman video, gambar diambil AIS menggunakan kamera ponsel di sebuah kamar penginapan dengan dipan berkasur busa yang diselimuti seprei merah.

Peredaran video tak pantas tersebut diduga dilakukan oleh pemeran pria karena AIS dibuat kesal setelah lamarannya pada sang kekasih ditolak. Diketahui, YS sendiri masih memiliki suami, sedangkan AIS juga sudah beristri.

Melihat fakta tersebut, video ini bisa dikatakan sebagai video mesumperselingkuhan.

Dan menanggapi kasus tersebut, Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Dede Iskandar menyebutkan, bahwa pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan.

Polisi masih melakukan penyelidikan atas beredarnya videoasusila itu,” ujar Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Dede Iskandar yang dihubungi melalui sambungan telepon, pada Senin (9/9) kemarin.

Ia menyebutkan pihaknya masih berupaya mengumpulkan keterangan dan belum melakukan pemeriksaan terhadap kedua pemeran.

“Masih mengumpulkan keterangan jadi belum diketahui di mana dan oleh siapa video asusila itu dibuat dan siapa yang mengedarkannya,” ujarnya lebih lanjut.