Geger Rumah Warga Dicat Motif Bendera Bintang Kejora, Begini Pengakuan Sang Pemilik


SURATKABAR.ID – Kapolres Mamberamo Raya AKBP Aleksander Louw, SH mengatakan bahwa tim gabungan TNI dan Polri melakukan penertiban kepada seorang warga yang rumahnya dicat dengan motif bendera Bintang Kejora.

Kegiatan penertiban yang diikuti oleh tim gabungan dari TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.

Seperti yang dilansir dari laman Okezone.com, pada Minggu (8/9/2019), pemilik rumah yang diketahui berinisial YB tersebut diduga terlibat dengan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). Seperti yang diketahui, OPM merupakan kelompok yang berseberangan dengan paham NKRI.

Menurut laporan, disebutkan bahwa letak rumah YB berada di lokasi pembangunan bandara baru di Kampung Kasonaweja, Mamberamo Raya.

Baca Juga: Video ‘Indonesia Bubar’-nya Dikaitkan Papua Merdeka, Merry Riana Angkat Bicara

Kapolres Mamberamo Raya AKBP Aleksander Louw, SH menjelaskan ada pun penertiban tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas adanya laporan masyarakat setempat mengenai rumah salah seorang warga yang dicurigai ada kaitannya dengan gerakan Papua Merdeka.

Usai mendapat laporan tersebut, AKBP Aleksander Louw mengungkapkan, pihaknya langsung terjun menuju ke lokasi. Dan setibanya di rumah tersebut, anggota gabungan TNI-Polri melakukan penggeledahan terhadap tempat yang diduga kerap digunakan oleh kelompok OPM.

Usai dilakukan penggeledahan, aparat keamanan segera menggelandang YT menuju Mako Polres Mamberamo Raya guna dimintai keterangan lebih lanjut. Dan berdasarkan informasi sementara, sang empunya rumah bercat motif Bintang Kejora tersebut mengungkapkan asal inspirasinya.

“Setelah dikonfirmasi pemilik rumah tersebut, pemilik rumah mengaku terinspirasi oleh warna dan motif Bintang Kejora. Terhadap warga tersebut, pihak keamanan membawanya ke Malo Polres Mamberamo Raya untuk dimintai keterangan atas perbuatannya,” jelas Aleksander.