Biadab! Anak 2 Tahun Tewas Setelah Sering Dianiaya Bapak Tiri, Disundut Rokok Sampai Jadi Samsak Tinju


SURATKABAR.ID – Masyarakat sekitaran Desa Panco Warni, Salapian, Kabupaten Langkat Sumatra Utara dibuat heboh dengan kasus pembunuhan balita berusia 2 tahun oleh ayah tirinya. Bocah kecil ini bernama Muhammad Ibrani Ramadhan ini tewas di tangan ayah tirinya, Ricky Sutepu (30).

Kasus yang cukup menggemaprkan ini terkuat setelah warga setempat curiga tidak melihat Akil, sapaan Muhammad Ibrahim Ramadhan. Padahal ia selama ini adalah sosok yang aktif dan biasanya terlihat bermain-main dengan teman sebayanya.

Untuk mencari tahu keberadaan, warga setempat ditemani dengan Bhabinkamtibmas Bripka Ramidi berkunjung ke gubuk orangtua Akil. Namun warga tak menemukan siapapun, baik itu Akil ataupun kedua orangtuanya. Ketika melakukan pencarian, warga menemukan gundukan tanah dengan aroma yang menyengat. Di samping gundukan, warga melihat ada sandal anak-anak.

Baca juga: Lempar Bayi ke Tembok Sampai Mati, Ayah Tiri: Saya Bercanda

Warga makin curiga, akhirnya menggaruk tanah gundukan itu dan menemukan tubuh mungil Akil yang sudah tak bernyawa.

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan jika jenazah balita tersebut sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi. Sementara dari hasil penyelidikan, bayi tersebut dihabisi oleh ayah tirinya sneidri.

“Motifnya, ayahnya kesal saja sama anaknya,” ucap Teuku.

Ternyata menurut keterangan warga, sebelum dibunuh Akil sudah menjadi korban penganiayaan ayah tirinya. Mulai dari disundut rokok sampai dengan jadi samsak. Akil dimasukkan ke dalam karung goni dan memukulinya seperti samsak tinju. Mirisnya, penganiayaan ini juga atas speengetahuan sang ibu kandun inisial SR (28).

Baca juga: Sopir Kivlan Jadi Salah Satu Tersangka Rencana Pembunuhan 4 Jenderal

Saat mengetahui anaknya tewas, SR hanya mengubur AKIL di tanag galian 50 meter. Mereka kemudian akan kabur ke Bukit Lawang, Langkat, Sumatra Utara tengah malam. Namun hal tersebut digagalkan oleh pihak kepolisian. Orantua Akil bakal dikenakan pasal berlapis.