Ikhlas Dinikahi Pria Bermodalkan Rp 3 Juta, Kisah Wanita Ini Jadi Panutan


SURATKABAR.ID – Berbeda dengan pasangan lain yang rela menghabiskan tabungan atau bahkan berutang demi bisa mewujudkan pesta pernikahan impian mereka, mempelai wanita satu ini malah dengan sangat ikhlas dipinang pria hanya dengan modal Rp 3 juta saja.

Ditukil dari laman Detik.com pada Rabu (4/9/2019), sang pengantin wanita pemilik nama akun Facebook Pinggan Terbang ini membagikan kisahnya tentang acara pernikahan yang jauh dari kata mewah. Ia bahkan tak menggunakan jasa fotografer dan videografer profesional.

Selain itu ia juga tidak memberikan seragam untuk para pengiring pengantin. Tidak ada hiasan meriah pada pelaminan. Semua itu dilakukannya demi bisa menekan biaya pesta pernikahan yang memang terbilang mahal.

Untuk acara pernikahannya sendiri, sang pujaan hati yang bernama Hafiz Iz menyerahkan RM 500 atau yang setara dengan Rp 1,6 juta sebagai mahar. Uang tersebut digunakan untuk membeli cincin emas.

Baca Juga: Waduh! Calon Pengantin Pria Jawab 15 + 6 = 17, Pernikahan Terpaksa Dibatalkan

Sang pengantin wanita mengaku ia dan sang suami sangat beruntung. Pasalnya, teman dan keluarga ikut membantu mewujudkan pesta pernikahan sederhana mereka. Hasilnya, mereka hanya mengeluarkan uang sebesar RM 1.000 atau sekitar Rp 3 juta untuk biaya pernikahan.

Wanita ini mengungkapkan dirinya memang sengaja menggelar pesta yang sederhana meski keduanya tergolong orang yang mapan. Bukan tanpa alasan wanita ini memilih tidak berfoya-foya dalam merayakan pernikahan mereka.

Rupanya ia berasal dari keluarga broken home dengan 7 saudara kandung. Karena itu ia sangat memahami tentang pentingnya arti uang sehingga memutuskan untuk tidak menghambur-hamburkan uang hanya untuk sehari pesta.

“Seorang lelaki yang mau menerima seorang wanita yang berasal dari broken family, menjaga adik-adikku yang ada tujuh orang. Hanyalah dia suamiku yang menerima aku apa adanya. Dia banyak berkorban untuk aku dan adik-adikku,” demikian bunyi unggahan Pinggan Terbang.

Ia kemudian mengatakan bahwa harga-harga segala sesuatunya serba mahal, karena itu mereka ingin berhemat agar uangnya dapat digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting setelah menikah nanti. Misalnya membeli perabotan untuk tempat tinggal mereka.

Alasan lain pasangan ini mengadakan pesta sederhana adalah, keduanya paham betul bagaimana sulitnya ketika tak memiliki uang.

“Aku menerima suamiku Lillahitaala. Seorang lelaki yang memilih aku untuk menjadi permaisuri hatinya dan menerima segala kekurangan aku untuk dijadikan sebagai kelebihan dalam hidupnya,” tulisnya.