Guru Ini Dikecam Karena Perintahkan Siswanya Pakai Kardus di Kepala


SURATKABAR.ID – Mengajarkan siswa untuk jujur dan tidak saling mencontek saat ujian memanglah sangat baik. Dan hal ini memang menjadi pengajaran yang berharga untuk masa depan kelak.

Namun jika terlalu ketat, tentu saja akan membuat kehebohan tersendiri. Seperti halnya yang terjadi di Meksiko. Ada seorang guru yang sampai dikecam banyak orang lantaran menyuruh murid-muridnya memakai kardus di kelapa.

Dilansir dari Oddity Central pada Kamis (5/9/2019) ada seorang guru bernama Luis Juarez Texis yang juga merupakan direktur kampus 01 El Sabinal College of Bachelors di Negara Bagian Tlaxcala dituduh mempermalukan murid-muridnya. Ia menyuruh murid-muridnya memakai kardus dengan tujuan tidak mencontek saat ujian.

Baca juga: Nah Lo! Gara-Gara Tilang Elektronik, Istri Jadi Tahu Suami Bawa Wanita Lain

Foto dimana Texis menyuruh murid-muridnya mengenakan kardus banyak beredar di media sosial. Para orangtua menganggap hal tersebut sudah keterlaluan dan melontarkan pernyataan untuk melengserkan Texis. Baghkan, para orantua mengecam tindakan Texis yang dianggap mempermalukan para siswanya, sekaligus juga telah melakukan pelanggaran secara fisik, emosi, dan psikologi.

Orang tua memang mengecam, namun banyak netizen yang memuji tindakan Texis. Sebab, ia dianggap menemukan cara baru untuk mencegah murid-muridnya dari mencotek. Saat diklarifikasikan ke Texis, ia menyebutkan jika siswanya saat itu sedang mencoba sebuah metode anti mencontek yang baru.

Kasus mencari metode anti mencontek bukanlah hal yang baru dalam dunia pendidikan. Pada tahun 2013 yang lalu di Thailand, ada guru yang mewajibkan para muridnya menggunakan helm-anti contek saat ujian. Helm ini terbuat dari dua helai kertas yang dipasang sehingga siswa tidak memiliki cara dan kesempatan untuk melirik temannya.

Nah, bagaimana menurutmu, apakah cara-cara seperti ini bisa juga dilakukan di Indonesia?