Liburan di Pantai, Pria Ini Cium Aroma Busuk dari Kayu yang Didudukinya. Ketika Digali Ternyata Tulang Raksasa


SURATKABAR.ID – Warga Desa Siwalempu, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dikejutkan dengan penemuan tulang yang memiliki ukuran tidak biasa di Pantai Salipang, sekitar 2 km jauhnya dari permukiman warga.

Dilansir dari laman Kompas.com pada Rabu (4/9/2019), Sudarmin (50), warga Desa Siwalempu yang kali pertama menemukan tulang misterius berukuran raksasa tersebut. Saat itu ia dan warga lainnya tengah menikmati liburan di pantai tersebut.

Pantai Salipang sendiri merupakan pantai yang sepi. Biasanya hanya digunakan untuk menambatkan perahu. Lokasinya berbatasan dengan tambak, sedangkan di sisi lainnya terdapat sawah. Sama sekali tidak ada permukiman warga di pantai ini.

“Awalnya Sudarmin bersama warga lainnya jalan-jalan ke Pantai Salipang. Seperti yang lainnya mereka menikmati panorama tepi pantai saat air laut surut. Kejadian itu 10 hari yang lalu” kata Kepala Urusan Perencanaan Desa Suwalempu Sultan Umar, pada Selasa (3/9) kemarin.

Baca Juga: Kuburan Puluhan Tahun Ambles Karena Hujan, Kondisi Jenazah Seorang Pria Muslim Gegerkan Warga

Sultan mengungkapkan bahwa Sudarmin dibuat penasaran dengan sesuatu yang menyembul dari dalam pasir pantai. Sebelumnya ia menjadikan benda ini sebagai tempat duduk karena awalnya dikira hanya potongan kayu yang tertanam di pasir pantai.

Namun ketika itu ia dikejutkan dengan bau busuk yang keluar dari benda tersebut.

Warga desa yang lain pun dibuat penasaran dengan benda itu. Mereka lalu meminta tolong pada operator eskavator yang kebetulan tengah menggali saluran untuk proyek normalisasi sungai agar menggali dan mengangkat benda misterius itu.

Begitu berhasil digali, baru terlihat bahwa benda yang dikira kayu itu adalah tulang berukuran sangat besar.

Secara bergotong royong, warga menggunakan domping, gerobak yang ditarik dengan traktor tangan, untuk membawa tulang raksasa ini ke perkampungan.

Malam tersebut, warga Siwalempu pun ramai karena di desa mereka ada tulang dengan ukuran tak wajar. Mereka hanya mengira-ngira tulang tersebut milik makhluk purba berukuran raksasa.

“Sampai sekarang kami tidak tahu ini tulang apa, apakah fosil atau apa. Belum ada instansi yang datang melihat kecuali dari Polsek Sojol,” tutur Sultan.

Potongan tulang raksasa tersebut saat ini disimpan di rumah salah satu tokoh masyarakat bernama Hasan Haji Berra.

Kepala Desa Siwalempu Arif HM Said yang sempat melihat potongan tulang raksasa tersebut berpesan agar warga menjaganya.

“Saya tidak tahu barang apa itu, katanya fosil tapi saya tidak mengerti,” kata Nurana, salah seorang warga Siwalempu.

Hingga berita diturunkan, tulang misterius ini masih disimpan di Desa Siwalempu. Warga setempat juga masih menanti kejelasan dari dinas terkait.