Terungkap! Ternyata Ini Alasan 4 Warga Australia Ikut Aksi Demo di Papua


SURATKABAR.ID – Sebanyak empat orang warga negara asing asal Australia yang terpantau ikut aksi demonstrasi menuntut Papua Merdeka akhirnya dideportasi oleh pihak imigrasi pada Senin (2/9) pagi, sekitar pukul 07.00 WIT, di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Papua Barat.

Sebelumnya, pihak kepolisian menduga adanya keterlibatan pihak asing yang turut serta dalam aksi kerusuhan Papua dan Papua Barat. Dan baru belakangan ini diketahui alasan para warga negara Australia tersebut terlihat ketika berlangsungnya demonstrasi di Sorong, Papua Barat.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Sorong Cun Sudiharto, seperti dilansir dari IDNTimes.com pada Selasa (3/9/2019), menjelaskan keempat WNA asal Australia tersebut masuk ke Indonesia menggunakan izin wisata bukan untuk mengikuti aksi unjuk rasa.

Menurut hasil pemeriksaan, dilansir IDNTimes dari Antara, empat WNA tersebut awalnya berwisata di Raja Ampat. Namun karena kapal yang ditumpanginya mengalami kerusakan, mereka pun mampir ke Kota Sorong untuk mencari peralatan untuk kapal itu.

Baca Juga: Ngaku Ditipu Isu Rasisme, Ratusan Warga Papua Berkomitmen Tak Mau Aksi Lagi

Lalu, selama mampir di Kota Sorong itu, mereka diajak warga setempat menonton aksi demonstrasi yang saat itu sedang berlangsung. Mereka diberitahukan bahwa aksi tersebut merupakan festival budaya asli Papua.

“Empat warga asing tersebut mengaku tidak memahami apa arti aksi tersebut karena informasi warga setempat demo tersebut adalah festival budaya,” jelas Cun.

Lantaran aksinya tersebut, keempat WNA asal Australia yang diketahui bernama Baxter Tom (37) pria, Davidson Cheryl Melinda (36) wanita, Hellyer Danielle Joy (31) wanita, dan Cobbold Ruth Irene (25) wanita, terpaksa dideportasi pada Senin (2/9) lalu.

Terkait pendeportasian empat WNA asal Australia tersebut dibenarkan oleh Kepala Sub Bagian Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Sam Fernando. “Benar (informasi tersebut),” ujar Sam ketika dimintai konfirmasi pada Senin, seperti yang dikutip dari CNNIndonesia.com.