Parah! Tak Ada yang Beri Kursi, Wanita Ini Terpaksa Menyusui Bayinya di Lantai Kereta yang Kotor


SURATKABAR.ID – Rasanya kita semakin kerap mendengar orang-orang yang ogah berbagi pada mereka yang membutuhkan. Termasuk memberikan kursi pada penumpang lanjut usia, ibu hamil, ibu menyusui ataupun orang-orang yang benar-benar membutuhkan tempat duduk.

Seperti yang belum lama ini menimpa seorang wanita bernama Sophie Molineux, ditukil dari laman Detik.com pada Rabu (28/8/2019), yang terpaksa menyusui bayinya di lantai kereta, lantaran tak satu penumpang pun yang bermurah hati memberikan kursi padanya.

Diketahui saat itu Sophie tengah menuju Ludlow, Inggris, untuk menghadiri acara keluarga bersama suaminya, Rob Moore dan putra mereka yang berusia 1 tahun, Chester.

Ketika mereka menaiki kereta, tidak satupun dari 50 penumpang yang menawarkan tempat duduk pada wanita tersebut. Padahal waktu itu Sophie tengah menggendong bayinya.

Baca Juga: Polwan Cantik Nekat Menyusui Bayi ‘Kotor’, Aksi Spontannya Langsung Viral

Mereka dipaksa berdiri di lorong bergiliran untuk menggendong si balita. Dan saat Chester merasa lapar, Sophie tak memiliki pilihan lain. Ia harus duduk di lantai yang kotor demi bisa menyusui buah hatinya.

“Saya sangat terkejut. Ada sekitar 50 orang di kereta dan tidak ada satu orang pun yang pindah. Kami berdiri di lorong dengan kursi di kedua sisi kami tapi tidak ada yang bergerak,” tutur Sophie, dilansir dari Daily Star.

“Chester sekarang diusia ketika dia ingin menyusui, dia hanya menarik-narik atasan saya dan membuatnya sangat jelas. Itu adalah salah satu di mana saya harus menyusui dia. Jelas saya lebih suka tidak duduk di lantai kotor kereta yang bergerak untuk menyusui dia, itu bukan tempat terbaik. Tapi saya tidak punya banyak pilihan,” ungkapnya.

Wanita 22 tahun ini juga mengatakan bahwa ketika ia menyusui bayinya beberapa orang ada yang berjalan ke toilet dan melihatnya. Namun tetap saja tidak ada yang rela memberikan tempat duduknya untuk ibu menyusui ini.

“Mereka hanya menatapku mengakui apa yang saya lakukan dan kemudian memberikan ekspresi kosong. Sepertinya mereka tidak ingin menarik terlalu banyak perhatian pada diri mereka sendiri, karena tidak ingin menawarkan kursi mereka kepadaku,” terang Sophie kemudian.

“Aku hanya berhadap bahwa orang-orang mungkin sedikit lebih perhatian di masa depan. Ini adalah hal yang masuk akal untuk menyerahkan tempat dudukmu untuk seorang anak,” pungkasnya tegas.