Penemuan 4 Tengkorak Manusia di Halaman Belakang Rumah Warga Bikin Gempar Banyumas


SURATKABAR.ID – Warga Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tiba-tiba gempar dengan penemuan empat tengkorak manusia. Empat tempurung kepala tersebut ditemukan tepat di belakang kediaman Misem, warga Grumbul Karanggandul, RT 7/RW 3, Pasinggangan.

Penemuan tersebut, seperti yang dirangkum dari laman Tribunnews.com pada Minggu (25/8/2019), terungkap ketika Rasman (63), warga setempat, tengah membersihkan kebun di belakang rumah Misem, pada Kamis (22/8) siang, sekitar pukul 11.00 WIB.

Ketika membersihkan kebun, Rasman mengungkapkan, pacul yang ia gunakan tiba-tiba terpental usai membentur suatu benda keras. Ia pun berpindah tempat dan mencangkul di bagian tanah yang lain. Pada saat itulah ia dikejutkan dengan penemuan tulang tengkorak diduga milik manusia.

Namun lantaran masih belum yakin pada penemuannya di halaman belakang Misem tersebut, Rasman baru menceritakannya pada keluarga pada Sabtu (24/8) pagi, pukul 06.30 WIB. Petang harinya, pukul 18.30 WIB, ia lalu melapor kejadian itu pada kepala dusun setempat.

Baca Juga: Nekat Gantung Diri, Saat Akan Dikuburkan Hal Mengerikan Terjadi pada Mayat Pria Ini

Laporan Rasman ditindaklanjuti kepala dusun dengan melapor pada Babhinkantibmas Desa Pasinggangan.

Tim unit identifikasi Polres Banyumas bergegas mendatangi lokasi guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Warga RT 7/RW 3 bernama Mahardi (34), yang bertempat tinggal tak jauh dari TKP menyebut penemuan tersebut sukses membuat warga sekitar kaget.

“Kami tidak menyangka ada penemuan tengkorak manusia di sana. Cuman setahu saya, Pak Rasman memang diminta membersihkan rumput di kebun belakang rumah itu,” ungkap Marhadi ketika dimintai konfirmasi, pada Minggu (25/8).

Terkait kabar penemuan tengkorak manusia tersebut pun dibenarkan oleh Kapolres Banyumas AKBP Yudhantara Salamun. “Kami masih melakukan penyelidikan, tunggu ya,” tutur AKBP Bambang Yudhantara.

Usai penemuan tengkorak manusia itu terungkap, warga sekitar langsung memenuhi lokasi yang telah dipasang garis batas polisi.

Hingga saat ini tim unit Reskrim Polres Banyumas masih terus berupaya melakukan penyelidikan.