Sadis! Demi Warisan untuk Bebaskan Pacar dari Penjara, Wanita Ini Berusaha Habisi Nyawa Ibunya


SURATKABAR.ID – Cinta memang buta. Hal itulah yang kerap terjadi di berbagai kesempatan. Bagaimana tidak, ada sebuah kasus yang terjadi di Thailand, seorang anak tega membunuh nyawa ibunya sendiri hanya untuk mendapatkan warisan. Dilansir dari Mirror.co.uk, ini merupakan kisah seorang perempuan bernama Kanchana Srisung yang membunuh ibu kandungnya.

Gadis berusia 25 tahun tersebut ditangkap pada Sabtu (10/8/2019) setelah diduga sengaja merekrut dua pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa ibunya, Ueamduean Srisung (55). Hal tersebut diulakukannya demi mendapatkan uang asuransi jiwa dan kemudian digunakan untuk membebaskan pacarnya dari penjara.

Singkat cerita, Ueamduean kala itu tengah berjalan pulang dan mengendari sepeda saat ditembak postol oleh seseorang pada akhir Juni lalu. Wanita tersebut dilarikan ke rumah sakit dan sebulan kemudian koma. Saat berhasil bangun dari komanya, ia melaporkan masalah tersebut kepada pihak kepolisian. Dan selanjutnya pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap putri Ueamduean.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Keluarga Nainggolan oleh HS, Ini Kronologinya

Tidak disangka, petugas kepolisian menemukan jika putri Ueamduean berhubungan dengan dua pria dan membicarakan mengenai pembunuhan ibunya. Dilansir dari Tribunnews.com, Kanchana menyebutkan jika ia membayar dua pria tersebut dengan uang 200.000 baht atau setara dengan Rp92 juta.

Tidak butuh waktu yang lama, akhirnya pihak kepolisian juga meringkus sang penembak, yakni Prachern Krabinrot (40) serta sopir yang melarikan diri Dao Chaengpradith (35). Bahkan Kanchana juga mengaku sendiri ia yang mengatur scenario pembunuhan supaya bisa mewarisi aset yang dimiliki oleh ibunya.

 “Pacarku berada di penjara karena narkoba dan aku butuh uang untuk menebusnya”.

Baca juga: Sadis! Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Disebut Masih Saudara Sendiri

“Aku menyewa Parchern dan Dao seharga 200.000 baht untuk membunuh ibuku yang berharap mewarisi kekayaannya karena aku tahu ibuku memiliki tiga polis asuransi jiwa dan memiliki banyak tanah di pedesaan utara yang bisa bernilai lebih dari 10 juta baht (Rp. 4,5 Milyar).”

Ternyata berdasarkan sang nenek, Pom (80) ini bukan kali pertama cucu perempuannya berusaha untu membunuh anaknya, yang tak lain adalah ibu Kanchana sendiri. Ueamduean saat ini sudah sembuh dan memaafkan putrinya, namun tak mau menjenguknya di penjara.