Ingin Belikan Barang Branded untuk Teman, Wanita Ini Rela Makan Mie Instan Sebulan Hingga Berakhir Seperti Ini


SURATKABAR.ID – Teman menjadi salah satu sosok yang memiliki peran cukup besar dalam hidup manusia selain keluarga. Di saat kita membutuhkan sesuatu, sosok teman bisa sangat membantu beberapa hal.

Namun ada baiknya kita lebih selektif dalam memilih teman. Selain itu ketika memilih teman jangan sampai menyulitkan diri kita sendiri. Seperti yang dilakukan wanita satu ini, seperti dilansir Tribunnews.com dari laman World of Buzz.

Wanita ini membagikan kisah pertemanannya melalui halaman Uni Confession, pada Jumat (16/8/2019) lalu. Dan postingannya berhasil mengumpulkan lebih dari 400 komentar.

Kisahnya berawal ketika ia mengungkapkan bahwa perayaan ulang tahun itu merupakan hal yang sangat penting. Tak heran begitu banyak orang yang rela menghabiskan uangnya demi mendapatkan pesta ulang tahun impian. Selama orang yang berulang tahun itu merasa bahagia, ia tidak peduli.

Baca Juga: Viral Remaja Berhijab Remukkan Mie Instan di Supermarket, Ini 4 Kelakuan Pengunjung Minimarket yang Bikin Geram

Kemudian wanita ini mengungkapkan bahwa tak lama lagi salah satu sahabatnya di kantung halaman menjadi tuan rumah pesta ulang tahun yang ke-21. Dan sebagai teman yang baik, ia pun ebrgegas membeli tiket bus untuk mewujudkan pesta impian yang diidamkan temannya tersebut.

Akan tetapi, bukannya merasa senang dan juga berterima kasih karena mendapat hadiah istimewa dari orang terdekatnya itu, si teman ini malah dikritik habis-habisan. Alasannya ia ternyata terlambat datang dan hanya hadir 2 jam sebelum kembali lagi untuk mengikuti ujian.

Padahal wanita ini sudah mengorbankan waktu di musim hujan dan saat ujian tengah semester di sekolahnya diadakan. Selain itu, ia bahkan rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit jumlahnya untuk membelikan hadiah branded untuk temannya yang berulang tahun tersebut.

Lebih mirisnya lagi, wanita tersebut juga sampai rela hanya makan mie instan selama satu bulan penuh karena tak memiliki cukup uang untuk membeli makanan yang layak. Wajar saja jika ia merasa sakit hati serta kecewa lantaran dikritik teman dekatnya sendiri.

Duh, ada-ada saja, ya?