Wow Ada yang Baru di Bromo! Yuk, Nikmati Keseruan Terbang Naik Balon Udara. Berapa Tarifnya?


SURATKABAR.ID – Ingin naik balon udara untuk menikmati keindahan dari atas ketinggian? Kini Anda tidak perlu jauh-jauh pergi berlibur ke Turki, loh. Karena ada yang baru di Gunung Bromo. Ya, para wisatawan sekarang bisa merasakan wisata naik balon udara di Bromo!

Saat ini, ditukil dari Detik.com pada Senin (19/8/2019), di areal wisata Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, sudah ada wahana balon udara yang dapat dinaiki pelancong.

Dengan menaiki balon udara raksasa ini, Anda dapat menikmati keindahan alam yang dimiliki Gunung Bromo dari atas langit. Pihak TNBTS dan pemerintah setempat memang sengaja mendatangkan wahana ini untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Adanya wahana balon udara di lautan pasir ini langsung menyita perhatian wisatawan yang tengah liburan di Bromo. Tak hanya wisatawan lokal, bahkan turis mancanegara pun sangat penasaran ingin menjajal naik wahana balon udara.

Baca Juga: Muncul Lapisan Salju di Pendakian Gunung Semeru, Fenomena Apa?

Sebelum naik, para pengunjung diharuskan mengisi formulir sebagai data sertifikat Bromo terbang di ketinggian 60 kaki di atas tanah atau ‘just have flown’ (baru saja terbang).

Jika Anda tertarik menaikinya, siapkan kocek sebesar Rp 500 ribu untuk sekali terbang dengan durasi 15 menit. Di dalam balon udara Anda akan disuguhi pemandangan dari kawah Gunung Bromo, Batok, Pasir Berbisik, dan juga Bukit Teletubbies.

Puji Anugerah, salah seorang pengunjung Bromo yang telah mencoba menaiki balon udara, menyebut ada sensasi tersendiri yang ia rasakan. Karena biasanya kita hanya bisa melihat Gunung Bromo dari lautan pasir yang menghampar, namun kali ini dari langit dengan menaiki balon udara.

“Meski mahal, namun ada sensasi tersendiri saat melihat Gunung Bromo dari ketinggian. Kuncinya harus berani, tapi tetap aman karena dipandu instruktur dan pilot yang sudah memiliki lisensi terbang,” ungkap Puji, Minggu (18/8) kemarin.

Camat Sukapura Bambang Heriwahyudi mengungkapkan, dengan adanya balon udara ini tentu akan memberi penawaran wahana baru di kawasan strategis di Gunung Bromo. Pasalnya kini wisatawan dapat melihat Gunung Bromo dari atas ketinggian.

Bambang menjelaskan, biasanya wisatawan hanya dapat menaiki balon udara jika berlibur ke 7 negara, yakni Turki, Meksiko, New Zealand, Austria, Tanzania, Switzerland, Prancis, dan Kutub Utara.

“Semoga adanya balon udara ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan. Jika nantinya makin ramai, bukan tak mungkin akan ada event balon udara yang lebih besar dan mengundang dan penggemar dari luar negeri,” tuturnya.

Bagi Anda yang penasaran naik balon udara di Gunung Bromo, diharapkan jangan menunda dan datanglah secepatnya. Karena untuk saat ini wahana balon udara Bromo hanya dibuka mulai tanggal 17 Agustus hingga 25 Agustus saja. So, buruan!