Video Pelajar SMP Dibully Teman-Temannya Bikin Gempar, Bupati Langsung Turun Tangan


SURATKABAR.ID – Aksi pembullyan rupanya masih kerap terjadi. Setelah sebelumnya viral video pemuda yang membully kakek-kakek, kini publik kembali digemparkan dengan rekaman aksi bullying yang dialami siswa sekolah menengah pertama.

Seperti yang dilansir laman Tribunnews.com dari Grid.ID pada Sabtu (17/8/2019), seorang siswa SMP dibully oleh teman-temannya sendiri. Aksi pembullyan bahkan sampai menggunakan kekerasan. Para pelaku menendang korban.

Terlihat dalam video, seorang anak baju biru muda mendaratkan tendangan pada seorang temannya yang berbaju biru tua. Tak berselang lama, siswa yang memakai baju olahraga kembali menendang korban yang kemudian jatuh tersungkur hingga terduduk di parit.

Meski korban yang kesakitan terlihat tak berkutik hanya bisa diam sembari memegangi kakinya, namun para pelaku masih terus saja melanjutkan aksi pembullyan tersebut. Dan yang paling parah adalah, teman-teman lain malah tertawa menyaksikan kejadian itu.

Baca Juga: Hukum Karma Berlaku! Begini Nasib 4 Pemuda yang Videonya Viral Karena Bully Kakek-Kakek

Video itu pun langsung viral dan dibagikan ulang di berbagai jejaring sosial.

Diduga pembullyan siswa SMP itu terjadi di daerah Songgon, Banyuwangi. Pasalnya setelah video tersebut viral, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas langsung turun tangan untuk menyelesaikan kasus.

Ia membagikan foto empat siswa SMP yang tengah berpelikan. Pada bagian keterangan, Abdullah Azwar menjelaskan bahwa peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Adapun proses damai itu juga ikut disaksikan oleh orangtua, guru, pihak kepolisian dan para tokoh masyarakat.

Begitu para siswa resmi berdamai, mereka akan menjalani pembinaan. Dengan begitu para pelaku pembullyyan tak akan menjalani masa hukuman pidana.

Tangis haru. Saling memaafkan. Persahabatan dan masa depan masih sangat panjang. Terima kasih anak-anakku, para orang tua, guru, kepolisian, para tokoh masyarakat.

.

Setelah ini, semoga adik-adik kita itu malah kompak, bisa bersahabat tambah kuat. Aamiin.

.

Terkait permasalahan bullying yg terjadi di salah satu sekolah di Banyuwangi, alhamdulillah sudah terselesaikan. Pendekatannya adalah pembinaan. Hukuman yg bersifat pembinaan, jadi bukan kemudian dihukum pidana. Semoga ke depan semakin baik,” tulis Abdullah Azwar dalam postingannya.

Kasus memang disebutkan telah selesai, namun tak sedikit netizen yang merasa kecewa dengan hasil tersebut. Berbagai komentar yang memenuhi akun media sosial Instagram @azwaranas.a3, berharap ada hukuman yang sepadan dengan perbuatan para pelaku.

Maaf Pak, pembuli itu jahat lho Pak, harusnya ada efek jera biar pelaku tdk mengulangi kembali,” tulis @didinsetyorini.

Pak klo sekedar pembinaan ngga ada efek jera pak, korban pasti trauma. Damai memang indah tapi tidak adil untuk korban,” sebut @markasjaketkece.

Aku ae ra tego ndelok pak…mbayangne kui anaku dewe..lakok saiki dengan gampange posting maaf maafan,” komentar @lintang_anggraina.

Harus ada hukuman yg jelas,biar ada efek jera,” seloroh @lina1562.

Sudah saya duga. Pasti ada nangis-nangisnya,” celetuk @m_rohett10.