Ibu Hamil Dapat Obat Kedaluarsa dari Puskesmas, Kok Bisa?


SURATKABAR.ID – Kepala Suku Dinas Jakarta Utara Yudi Dimyati buka suara terkait obat kedaluarsa yang diberikan Puskesmas Kamal Muara, Jakarta, kepada seorang ibu hamil bernama Novi Sri Wahyuni. Ia mengatakan seharusnya obat tersebut dimusnahkan.

Yudi Dimyati, seperti yang dilansir dari laman Kompas.com pada Sabtu (17/8/2019), mengungkapkan bahwa pemusnahan obat-obatan yang sudah melewati masa kedaluarsa rutin dilakukan dua kali setiap tahunnya.

“Kegiatan pemusnahan itu pada bulan 6 dan bulan 12. Dua kali setahun,” ujar Yudi ketika ditemui di Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (16/8) kemarin.

Sementara itu, obat yang diterima Novi ternyata sudah kedaluarsa per bulan April 2019. Yudi mengungkapkan mempertanyakan terkait hal tersebut kepada pihak Puskesmas Kamal Muara.

“Ini yang nanti kita akan tanyakan kembali kenapa masih ada obat yang harusnya musnah di bulan 4 kenapa tidak diambil oleh Puskesmas Kecamatan,” tegasnya.

Baca Juga: Waspada! Kerap Dianggap Sama, Ternyata ‘Expired Date’ dan ‘Best Before’ Punya Arti Berbeda

Menurut dugaan Yudi, tiga strip vitamin B6 yang diberikan pihak puskesmas kepada Novi besar kemungkinan terselip di antara obat-obatan lain yang masih layak dikonsumsi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Penjaringan dokter Agus Arianto Haryoso yang membawahi Puskesmas Kamal Muara mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemisahan obat-obat yang kedaluarsa sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Jadi untuk kedaluarsa itu kan dipisahkan. Untuk pemusnahannya karena ini adalah aset, pemusnahannya itu harus dengan prosedur. Karena kalau sedikit langsung dimusnahkan kan ada cost di sana. Jadi kita kumpulkan kemudian dilabeli nanti saat ada proses penghapusan obat kadaluarsa itu akan dimusnahkan,” jelas Agus.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa apoteker memberikan vitamin B6 yang kedaluarsa itu dikarenakan faktor kelalaian dan kurangnya fokus.

Novi sendiri mendapatkan tiga strip obat kedaluarsa ketika dirinya memeriksakan kandungannya di Puskesmas Kamal Muara pada Selasa (13/8) yang lalu.