Tanda-tanda Kamu Sudah Siap Menikah, Yuk Cek Siapa Tahu Sudah Waktunya


    SURATKABAR.ID – Siapa yang tidak ingin menikah? Semua orang sepertinya ingin menjalin hubungan rumah tangga dan menghabiska masa hidupnya bersama sampai ajal menjemput. Namun, pernikahan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ada beberapa kesiapan yang diperlukan supaya pernikahan bisa berlangsung dengan lebih mudah.

    Dilansir dari Tempo.co, Ario Pratomo selaku co-founder Parents dan podcast #CurhatBabu memberikan 3 tanda jika kamu sudah siap menikah. Apa sajakah itu?

    Emosi yang Stabil dan Faktor Kedewasaan

    Hal pertama yang menjadi tanda kamu siap menikah adalah faktor kedewasaan, cara menyikapi masalah. Ario menyebutkan jika sifat dewasa tidak hanya dilihat dari umur saja, melainkan juga cara mengontrol emosi. Jika dirasa cukup sabar menghadapi pasangan yang emosinya naik turun, ia dikatakan sudah siap menikah.

    “Apabila seseorang bisa mengontrol emosi, mengerti pasangannya dan selalu sabar, ia pun dikatakan siap menikah,” paparnya.

    Merasa Puas dengan Diri Sendiri

    Faktor lainnya yang membuat kamu cocok untuk melaju ke jenjang pernikahan adalah puas dengan dirinya sendiri. Dalam hal ini, puas dengan sendiri memiliki arti sudah cukup atau puas bermain-main bersama dengan teman. Sudah puas melakukan berbagai kegiatan menyenangkan diri sendiri. Karena nanti saat menikah bukan diri sendiri saja yang dipikirkan, namun juga pasangan.

    Baca juga: Jenuh Tak Mendapatkan Pasangan Hidup, Seorang Wanita Menikahi Benda Ini

    Siap Menyelesaikan Masalah dengan Pasangan

    Hal lainnya adalah kamu sudah siap menyelesaikan masalah bersama dengan pasangan. Kamu siap berbagai masalah, bisa teknis ataupun prinsip. Masalah teknis di sini seperti halnya perbedaan pendapat yang dihadapi. Sementara untuk masalah prinsip seperti halnya agama. Jika kamu merupakan tipe orang yang sudah siap sedia menyelesaikan masalah dengan pasangan, menikah bukan lagi hal menyusahkan.

    Itulah tiga tanda jika kamu sudah siap untuk berumah tangga dengan kekasih yang paling disayang. Bagaimana, apakah kamu setuju?