Duh! Viral Tamu Hotel Cuci Pakaian Dalam Bekas Haid di Cerek Karena Ogah Ribet


SURATKABAR.ID – Seorang tamu hotel dikritik habis dan dianggap jorok, lantaran menggunakan cerek listrik di kamar tempatnya bermalam untuk mencuci pakaian dalam. Bukan pakaian dalam biasa, namun bekas darah haid yang ia cuci.

Dirangkum Tribunnews.com dari Daily Mail pada Jumat (9/8/2019), wanita tersebut disebutkan menginal di sebuah hotel di Australia atau Selandia Baru. Ia berniat membagikan tips melalui media sosial tentang bagaimana cara mudah dan cepat untuk membersihkan pakaian dalam.

Wanita tersebut pun menuliskan tipsnya sembari menyertakan foto cerek listrik yang sebelumnya telah ia isi dengan pakaian dalam. Pada unggahannya, ia menjelaskan bahwa tiba-tiba tamu tak diundang datang ketika liburan. Ia lalu mengaku kekurangan pakaian dalam karena datang bulan.

“Menginap di hitel, tapi datang bulanan tiba-tiba. Aku lupa membawa pembalut jadi aku punya ide mencucinya dengan cepat. Gunakan ketel di hotel! Cepat dan bersih,” demikian ia menuliskan tips menjijikkan untuk mencuci pakaian dalam yang terkena darah haid.

Baca Juga: Tahukah Kami Bagaimana Hotel Memperlakukan Sabun Sisa Tamu? Ternyata…

Setelah mencoba cara tersebut, ia mengklaim pakaian dalamnya bersih dengan cepat. Tak pelak foto tersebut memancing amarah netizen ketika dibagikan kembali ke Reddit.

Wow itu hal paling menjijikkan yang pernah aku lihat,” tulis salah seorang pengguna.

Cuci saja dengan sabun di wastafel, apa itu susah?” celetuk yang lain.

Wanita itu harus di-banned dari semua hotel sepanjang hidupnya!” kecam pengguna lain tak kalah emosinya.

Netizen yang lain mengatakan dirinya tidak akan pernah lagi menyentuh cerek di hotel gara-gara foto tersebut. “Saat liburan, aku tak akan mau menyentuh cerek yang ada di hotel.”

Bukan hanya netizen yang merasa jijik karena unggahan itu. Seorang ahli, Dr Heather Hendrickson, ikut menanggapi informasi ini dengan mengatakan hal tersebut adalah sesuatu yang sangat menjijikkan dan tidak sepatutnya dilakukan ketika seseorang menginap di hotel.

Dosen Molecular Biosciences, Massey University, Auckland, itu dilansir dari World of Buzz, menjelaskan air mendidih dapat menghilangkan mikroorganisme. Namun sejumlah bakteri akan membentuk spora yang tahan terhadap apapun hingga suhu 120 derajat ditambah tekanan tinggi dalam waktu lama.

Walaupun bakteri tersebut tak akan menyebabkan penyakit ketika dikonsumsi, namun kehadirannya di lingkungan tertentu bisa mendorong mereka menghasilkan racun mematikan. Ia pun meminta masyarakat untuk menghormati orang lain dengan tidak mencuci pakaian dalam di cerek.