4 Orang dalam Video Viral ‘Merah Putih Dikencingi’ Dibebaskan, Hanya Dikenai Wajib Lapor


SURATKABAR.ID – Aparat kepolisian berhasil menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam video viral bendera merah putih dikencingi. Video yang luas beredar di media sosial (medsos) tersebut viral dan mengundang kegeraman warganet.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo, dilansir dari laman CNNIndonesia.com, Minggu (11/08/2019), mengungkapkan bahwa keempat pemuda tersebut tengah diperiksa secara intensif oleh pihak penyidik.

“Diamankan. Saat ini (empat) pemuda tersebut masih diinterogasi oleh tim gabungan Polres Inhu (Indragiri Hulu),” jelas Brigjen Pol. Dedi Prasetyo melalui keterangannya pada Minggu (11/8/2019) kemarin.

Adapun keempat pelaku yang diamankan aparat adalah BOS, MFS, MSS, dan DSW. Keempatnya adalah warga Indragiri Hulu. Para pelaku, diungkapkan Dedi, melancarkan aksunya pada Jumat (9/8) malam, sekitar pukul 23.40 WIB.

Video berisi rekaman aksi mereka kemudian diunggah melalui fitur Instagram Story oleh pelaku. “BOS memposting video tersebut ke Insta Story Instagram miliknya dengan nama akun @boswestaa,” jelas Dedi lebih lanjut.

Baca Juga: Viral Video Pencopotan Paksa Bendera Merah Putih, Penjelasan Pengelola Kalibata City Bikin Darah Tinggi

Kabar terbaru empat pemuda yang diamankan berkaitan dengan video viral ‘Merah Putih dikencingi’ telah dipulangkan, seperti yang dirangkum dari laman Detik.com, Senin (12/8/2019). Mereka hanya dikenakan wajib lapor saja.

“Sudah dipulangkan, wajib lapor,” Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto, Senin (12/8).

Empat pemuda tersebut, Bambang Oktri Swesta, M Fachrobby Subartha, Mayanda Sandi Septia Hadi, serta Dino Satria Wiratama, menurut AKBP Sunarto tak terbukti telah mengencingi bendera merah putih usai dilakukan pemeriksaan.

“Setelah tiba di tempat parkir Mayanda dan Dino Satria merasa ingin buang air kecil. Dan tanpa berfikir panjang, mereka langsung buang air kecil. Mayanda buang air kecil di bawah bendera merah putih yang digantung (air seninya tidak mengenai bendera) di dekat pohon di depan parkir roda 4 dan bendera tersebut merupakan bendera yang dijual menjelang peringatan HUT RI ke-74.

“Sedangkan Dino Satria buang air di samping pohon tempat bendera tergantung (air seninya tidak mengenai bendera),” tutur Sunarto kemudian.

Penangkapan terhadap empat pemuda tersebut dilakukan pada Sabtu (10/8) malam pukul 20.00 WIB. Akan tetapi belakangan ditemukan fakta baru berkaitan dengan insiden ‘Merah Putih dikencingi’ yang viral di media sosial. Dalam video terbaru terlihat jelas tak ada bendera merah putih yang dikencingi.

“Hasil interogasi awal terhadap keempat pemuda, ternyata didapat video atau bukti baru, di waktu yang sama saat kejadian itu, yang direkam oleh temannya juga, Fachrobby (21), namun dengan angle (sisi) yang menunjukkan hasil video yang juga berbeda,” ungkap Kapolres Indragiri Hulu AKBP Dasmin Ginting, Minggu (11/8).

Dari hasil interogasi, Dasmin menjelaskan, sama sekali tidak ada pemuda yang mengencingi bendera merah putih seperti dugaan sebelumnya. Video yang viral tersebut diambil dari sudut pandang yang seolah-olah memperlihatkan bendera tersebut dikencingi.

“Video yang viral tersebut bukanlah untuk mengencingi bendera, hanya saja aksi itu direkam oleh temannya serta diberikan narasi oleh temannya seakan-akan kejadian di video itu memang tengah mengencingi bendera dan lafaz Allah,” pungkas Dasmin.

Berikut videonya: