Ternyata Ini Alasan Gempa Banten Terasa Sampai Bali Hingga Lombok


SURATKABAR.ID – Gempa Banten dikabarkan berkekuatan magnitude 7,4 terjadi pada Jumat (2/8), pukul 19.03 WIB. Guncangan gempa terasa cukup lama di Jakarta, Lampung, Yogyakarta, Banyuwangi, hingga Mataram.

Pakar Tektonik Aktif Geologi Gempa Bumi dari Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) UGM Gayatri Indah Marliyani, menjelaskan bahwa sebaran getara gempa tak hanya dirasakan hingga Yogyakarta, Banyuwangi, namun disebutkan juga sampai Mataram, Lombok.

“Karakteristik gempa merata seperti itu, biasanya (pusat) gempanya ada di bagian dalam dari zona subduksi. Atau istilah geologinya intra-slab,” jelas Gayatri ketika dihubungi pada Jumat (2/8) kemarin, dilansir dari laman Kompas.com.

Adapun hal tersebut bisa terjadi lantaran ada lempeng samudera yang pecah, retak atau patah hingga hiposenter agak dalam. Selain itu getarannya juga bisa dirasakan hingga ratusan bahkan tak menutup kemungkinan sampai ribuan kilometer.

Baca Juga: Gawat! Gelombang Dahsyat seperti Tsunami Anyer Juga Mengancam Kota Terbesar di Dunia Ini

Untuk karakteristik gempa yang terjadi pada kedalaman seperti ini, Gayatri menyebut, umumnya sesar tidak dapat dipetakan.

“Karena dia (patahan) ada di bagian bawah zona subduksi, jadi gempa justru terjadi di batas-batas lempeng yang robek di bawah itu. Sehingga sesarnya sendiri tidak bisa dipetakan karena dia di lempeng samudera,” jelasnya.

Lebih lanjut Gayatri mengungkapkan bahwa gempa yang terjadi di lempeng samudera memiliki karakteristik yang “lebih liat”. Istilahnya, gempa ini tidak membentuk patahan yang konsisten atau bergerak. “Ini agak beda dengan gempa megathrust,” imbuhnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa gempa dengan kekuatan magnitude 7,4 mengguncang 147 km barat daya Sumur Banten kemarin berpotensi tsunami. Potensi tsunami dilaporkan berada di wilayah Banten, Bengkulu, Jawa Barat, dan Lampung.

Dihimpun dari Viva.co.id, Jumat (2/8/2019), gempa juga ikut dirasakan masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dilaporkan beberapa wilayah, seperti Lombok Tengah, Kota Mataram hingga Lombok Barat turut merasakan guncangan akibat gempa.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram Agus Riyanto membenarkan guncangan gempa cukup besar yang dirasakan di Lombok kemarin malam diakibatkan oleh gempa Banten. Meski demikian, ia menyebut belum ada laporan tentang kerusakan di Lombok usai peristiwa tersebut.

“Gempa yang dirasakan di Lombok akibat gempa yang terjadi di Banten,” ujar Agus ketika dimintai konfirmasi melalui pesan singkat.