Punya Suami Hobi Kentut Saat Asyik Indehoi, Istri Lebih Pilih Puaskan Diri Lewat Film Dewasa


SURATKABAR.ID – Kentut merupakan salah satu indikator kesehatan pencernaan seseorang. Akan tetapi keseringan buang angin juga bisa mengganggu orang lain. Bahkan bisa-bisa keharmonisan rumah tangga ikut terkena imbasnya. Seperti yang dialami pasangan suami istri satu ini.

Diwartakan JPNN.com, Minggu (28/7/2019), Donwori dan Karin (bukan nama sebenarnya), tengah dalam proses perceraian. Alasannya, Karin (27), tak sanggup bertahan lebih lama lagi mengarungi biduk rumah tangga bersama Donwori (34), lantaran kebiasaan suami kentut. Bahkan saat indehoi.

Kebiasaan Donwori tersebut tentu saja bikin pasangannya risih. Tak jarang gairah Karin pudar ketika akan indehoi cuma gara-gara suaminya yang sering kentut tanpa tahu waktu. Karena kebiasaan yang benar-benar mengganggu itulah wanita berusia 27 tahun ini memilih berpisah dengan sang suami.

Padahal sebenarnya, Donwori punya ‘senjata’ yang ukurannya cukup lumayan, ungkap Karin. “Pas separuh perjalanan, ‘dhuuuuut’. Ambune (Baunya),”tutur Karin ditemui di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas IA beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kisah Suami yang Menderita Lihat Istri Sering Pulang Telat dan Langsung Keramas

Sontak Karin tak lagi ingin melanjutkan ritual suami istri dengan Donwori. “Langsung ilang mood kate nerusno (Suasana hati hilang mau meneruskan),” jelas wanita yang menjelaskan bahwa suaminya tak hanya hobi kentut, namun terkadang juga ampasnya ikut keluar di saat hampir mencapai puncak.

“Mesti pas waktune katene klimaks, mencret. Alamat mandek. Dek’e mblayu kamar mandi (Pasti pas waktunya mau klimaks, mencret. Bakal berhenti. Dia berlari ke kamar mandi),” tutur si malang Karin blak-blakan.

Ia menjelaskan bahwa hal seperti itu tak hanya sekali dua kali terjadi. Karin dibikin berang karena hasrat seksualnyatak pernah tersalurkan hingga puncak. Dan sudah satu tahun terakhir ini Donwori sering cepirit yang menyebabkan intensitasnya bercinta pun semakin jarang.

Awalnya, Karin masih bisa mencoba mengerti. Namun karena trauma, seleranya terhadap Donwori pun semakin berkurang. Beberapa kali Karin menolak ajakan suaminya untuk berhubungan badan. Jika ia mau melayani, itu karena terpaksa.

Karin bahkan sampai mengajukan syarat apabila Donwori ingin mengajaknya bercinta, yakni dengan melakukan ritual tersebut secara perlahan-lahan. Tetapi trik tersebut bikin rasanya tidak terlalu nikmat. “Malah gak ada sensasinya kalau pelan. Serba salah,” jelas ibu satu anak tersebut.

Praktis Karin pun sampai harus mencari jalan lain untuk bisa menyalurkan hasrat biologisnya yang sejak awal tak pernah dipenuhi oleh Donwori. Dan caranya adalah dengan menonton film dewasa sembari memanjakan dirinya sendiri.

Hingga saat ini Karin mengaku tak mengetahui penyebab yang bikin suaminya sering kentut sampai cepirit. Selain itu Donwori sendiri pasrah dan tidak berniat memeriksakan kebiasaan tersebut ke dokter. Akhirnya biduk rumah tangga keduanya yang sudah berjalan empat tahun pun akan segera berakhir.