Ahok Diwacanakan Jadi Menpan-RB, Koordinator Honorer K2 Ini Menolak. Alasannya Mengejutkan


SURATKABAR.ID Nurbaiti, Koordinator Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) DKI Jakarta mengusulkan nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi (Menpan RB) di kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

“Pak Ahok itu memang sangat peduli nasib honorer K2. Sudah terbukti waktu masih jadi anggota DPR RI,” kata Nurbaiti, Minggu (5/5/2019), dikutip dari jpnn.com.

Dia menyebutkan, semasa jadi gubernur DKI Jakarta, banyak terobosan yang dilakukan Ahok untuk honorer K2. Honorer K2 bisa bekerja dengan tenang tanpa memikirkan kesejahteraannya. Sebab, gajinya setara UMR.

“Aduh pokoe enak banget di zaman Pak Ahok. Kami disejahterakan dan dihargai,” ucapnya.

Namun usulan tersebut mendapat respon beragam dari Honorer K2. Beberapa diantaranya tidak menyetujui Ahok menjadi Menpan RB.

“Kami tidak setuju bila Ahok jadi menteri apapun, apalagi menPAN-RB. Nanti luka lama akan kebuka lagi,” kata Koordinator Nasional Hononer K2 Indonesia Bhimma, Jum’at (5/7/2019), dikutip dari fajar.co.id.

Ia mengaku khawatir Ahok akan membuat kebijakan yang sewenang-wenang yang bisa merugikan rakyat jika mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menjabat menjadi Menteri. Ahok, katanya, hanya memperjuangkan honorer yang sudah membelanya saat Pilgub DKI.

“Lima ribu guru bantu DKI Jakarta diangkat jadi PNS dengan menggunakan payung hukum PP 56/2012 yang sudah kadaluarsa. Masa berlaku hanya 2014, tapi masih dipakai April 2015. Diskresi itu dikeluarkan Pak Jokowi demi memenuhi janji bersama Ahok,” bebernya.

Selain nama Ahok, nama Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Lukman Said juga muncul sebagai kandidat Menpan RB. Namun nama Lukman juga dinilai Bhimma kurang bisa meluluhkan hati Jokowi dalam hal nasib Guru Honorer K2. Padahal ketum ADKASI sangat dekat dengan Jokowi tetapi tidak bsa menyelesaikan permasalahan honorer K2.

“Kalau dekat harusnya bisa memengaruhi keputusan presiden. Ini kan enggak, bukan PNS yang didapat malah diarahkan jadi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja),” tandasnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMengejutkan! Roy Kiyoshi Lakukan Hal Ini ke Wajahnya Karena Komentar Netizen
Berita berikutnyaAyam Jago Ini Dibawa ke Pengadilan Karena Berkokok Terlampau Keras dan Terlalu Pagi