Ternyata Ini Kelebihan Merpati Jayabaya Hingga Robby Mau Membelinya dengan Harga Rp 1 Miliar


SURATKABAR.ID Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan merpati yang dibeli oleh Robby Eka Wijaya dengan harga yang sangat fantastis, Rp. 1 miliar. Kenapa seekor burung merpati bisa bernilai sedemikian besar?

Robby, warga  Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat, Robby mengaku, bukan perkara mudah membeli burung dengan harga yang fantastis tersebut. Ia bahkan harus berdebat terlebih dahulu dengan istri saat penjual menawarkan burungnya dengan harga selangit.

Robby pun akhirnya berhasil meluluhkan hati sang istri dan membawa burung bernama Jayabaya itu yang dibelinya dari daerah dari Bandung, Jawa Barat.

“Iya saya bilang sama istri mau beli Jayabaya, tapi dengan harga yang segitu (Rp1 miliar). Awalnya ya sempat ditolak karena kan harganya yang sangat tinggi ya untuk seekor burung jenis merpati,” katanya pada wartawan, Rabu (3/7/2019), dikutip dari viva.co.id.

Robby menjelaskan bahwa harga tersebut telah sesuai dengan kelebihan yang dimiliki oleh Jayabaya. Saya kasih pengertian, kalau Jayabaya ini performanya konsisten dan kerap juara di semua perlombaan yang diikutinya, hingga akhirnya istri saya mengerti. Awalnya memang ditolak, wajarlah itu penolakan pasti ada,” kata dia.

Baca Juga: Wow! Pria Ini Rela Keluarkan Uang Rp 6 Miliar Untuk Beli Merpati Balap

Pria berusia 34 tahun ini lantas menjelaskan bahwa Jayabaya adalah burung paling istimiwa yang pernah dia miliki. Saat ini ada 60 ekor burung yang ia pelihara, beberapa diantaranya kerap mengikuti perlombaan tingkat nasional. Burung-burung tersebut dirawat oleh delapan orang pegawainya.

“Paling spesial ya Jayabaya karena harganya juga segitu. Kalau total saat ini saya sudah ada sekira 60 ekor, semuanya sudah dilombakan baik tingkat lokal hingga nasional,” ucap dia.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Merpati Jayabaya ditebus oleh Robby Eka Wijaya dengan harga Rp 1 miliar dari Aristyo Setiawan. Ia mengaku rela mengeluarkan uang sebanyak itu karena memang sudah hobi.

Merpati itu pernah kalah dalam beberapa kompetisi, tapi secara statistik memang sering menang.

“Meski pernah kalah, tapi dia punya kestabilan. Burung ini yang paling stabil bekerja dalam lomba,” kata Wakil Ketua Penggemar Merpati Tinggi Indonesia (PMTI) ini.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaYenny Wahid: Yang Saya Tahu Pak Prabowo Itu Seorang Negarawan
Berita berikutnyaAyu Ting Ting Bongkar Alasan Dirinya Tak Lagi di Pesbuker. Dipecat?