Relawan Bikin KTP Prabowo-Sandi, Bagaimana Respon Prabowo?


SURATKABAR.ID Relawan pendukung pasangan capres cawapres nomer urut 02 membuat kartu tanda pendukung Prabowo-Sandi. Menanggapi hal itu, Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan jika itu merupakan tanda bahwa relawan cukup militan.

Andre juga menjelaskan jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sangat mengapresiasi gerakan rewalan tersebut.

“Pak Prabowo sangat mengapresiasi, terharu, senang, melihat pendukungnya benar-benar militan,” kata Andre di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/7/2019), dikutip dari tempo.co.

Berbeda dengan Andre, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pembuatan KTP-PS tanpa sepengetahuan dan tanpa seizin Prabowo Subianto. Dia mengimbau pihak-pihak yang ingin meminjam nama Prabowo dalam setiap kegiatan agar meminta izin terlebih dulu.

“Pembuatan KTP-PS ini adalah di luar sepengetahuan Pak Prabowo, di luar seizin Pak Prabowo seolah-olah resmi dari Pak Prabowo. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh penyelenggara yang mengatasnamakan apapun yang berbau Prabowo untuk memintakan izin terlebih dahulu mengingat efek yang ditimbulkan bisa berakibat terhadap nama baik Prabowo, Pak Prabowo,” ucap Dasco, dikutip dari detik.com

Dasco bahkan menegaskan akan menempuh jalur hukum jika memang kegiatan ini diteruskan. “Apabila kegiatan-kegiatan ini tetap saja dilakukan, maka atas petunjuk Pak Prabowo kami akan mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk itu,” ucap Dasco.

Wacana soal pembuatan KTP Parbowo-Sandi bermula dari website ktpprabowo.id. Mereka mengatasnamakan kelompok relawan, pengelola situs tersebut mengajak para pendukung Prabowo untuk membuat kartu tanda pendukung Prabowo-Sandi.

“KTP-PS melengkapi Anda sebagai pendukung setia Prabowo-Sandi,” demikian tertulis di situs tersebut.

“KTP-PS ini bersifat gift bagi para pendukung 02, sama seperti penyedia tools kampanye lainnya. Kami sudah menetapkan pengganti biaya cetak sejak Oktober 2018,” demikian informasi lainnya di situs itu. Tertulis pula bahwa kegiatan pembuatan kartu tersebut tak terkait dengan Partai Gerindra dan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga.

Pembuatan kartu tersebut bukan tanpa biaya. Bagi yang berminat harus membayar sejumlah uang. Besaran uang yang meski diberikan tergantung dari jenis kartunya.

Ada tiga jenis kartu yang disediakan dengan besaran biaya pembuatan berbeda. Yaitu kartu reguler seharga Rp 20 ribu, kartu gold plus sertifikat seharga Rp 35 ribu, dan kartu platinum blur plus sertifikat seharga Rp 40 ribu. Biaya itu belum termasuk ongkos pengiriman ke alamat pemesan.