Mengaku Belum Ditawari jadi Menteri, Yusril: Saya Jadi aAdvokat Aja Lebih Anu


    SURATKABAR.ID Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengaku jika dirinya tidak mendapatkan tawaran untuk menjadi Menteri di kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat pleno penetapan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu (30/6/2019).

    “Enggak. Enggak ada. Saya jadi advokat aja lebih anu. Belum ada pembicaraan apa-apa, jadi saya tetap sebagai advokat,” tutur Yusril di Gedung KPU, Jakarta Pusat, dikutip dari liputan6.com.

    Ia mengaku jika profesinya sebagai pengacara sudah menyenangkan dirinya. “Kita pertimbangkan lah nanti, baik manfaatnya mudaratnya bagi saya dan bagi kita semua. Jadi prinsipnya itu saya tetap orang hukum, di luar atau pun di dalam pemerintah. Dan saya tetap eksis sebagai lawyer profesional walaupun saya berada di luar pemerintah sebenarnya,” kata Yusril menjelaskan.

    Seandainya nanti mendapatkan tawaran, Yusril mengaku akan fokus pada  penanganan hukum dan hak asasi manusia.

    “Tapi kalau sekiranya harus masuk ke pemerintahan, tentu kalau saya merasa betul ada hal-hal masalah-masalah konstitusi, masalah hukum, masalah HAM yang memang harus diselesaikan di negara ini,” kata Yusril.

    “Karena ini berdampak luas pada bidang-bidang lain, terutama penanaman modal bisnis dan investasi yaitu persoalan kepastian hukum di negara ini. Saya kira kalau saya terlibat, dirasakan perlu, mungkin saya fokusnya akan menanggani persoalan-persoalan seperti ini,” ucapnya menandaskan.