Keperluan Sidang MK, Tim Prabowo Mengaku Habiskan Miliaran Rupiah untuk Fotokopi Berkas


SURATKABAR.ID Tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana berharap kedepannya ada perubahan dalam hal penyerahan berkas-berkas yang dipakai dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu berkaitan dengan banyaknya biaya yang dikeluarkan pihaknya untuk menfotokopi berkas-berkas gugatan. Menurutnya, pihaknya mengeluarkan uang miliaran rupiah untuk keperluan pemberkasan.

“Saya bukan yang menghitung beberapa angkanya, tapi yang saya tahu memang untuk fotokopi itu banyak. Karena itu penting untuk dipikirkan ke depan hal-hal begini, salah satunya adalah bisa mendigitalisasi bukti-bukti. Jadi, enggak perlulah kita meng-copy sedemikian banyak kertas,” kata Denny di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019), dikutip dari jawapos.com.

Denny menilai, banyaknya berkas yang dibutuhkan sebagai bukti perkara gugatan pilpres 2019 sangat tidak efisien. Selain tidak ramah lingkungan, majelis hakim juga tidak membaca semua terkait bukti perkara yang diajukan.

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini berharap, ke depan pemerintah dapat menerapkan prinsip peradilan yang berbasis teknologi. “Alangkah baiknya ke depan kita memikirkan untuk betul-betul menerapkan prinsip peradilan berbasis teknologi yang paperless,” terang Deny.

Gugatan BPN sendiri telah ditolah olek MK. MK menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dengan putusan ini, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tetap memenangi Pilpres 2019.

“Mengadili, menyatakan, dalam eksepsi menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan: menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” ujar Ketua MK Anwar Usman membacakan amar putusan dalam sidang gugatan hasil pilpres di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMenang di MK, Yusril Sebut Pilpres Tak Terbukti Curang
Berita berikutnyaWaketum Gerindra: Selamat ya Kangmas Joko Widodo