Pernah Populer dan Bergelimang Kemewahan, Hidup Artis Ini Berakhir Mengenaskan


SURATKABAR.ID – Tidak ada seorang pun yang mengetahui akhir hidupnya. Panjang atau pendek umur seseorang merupakan rahasia Sang Pencipta. Termasuk juga bagaimana seorang manusia menemui ajal mereka, semuanya tak dapat diterka-terka sebelumnya. Seperti yang dialami seorang artis malang ini.

Nama besarnya yang selama ini dikenal oleh publik luas terpaksa pupus ketika tenggelam dalam perjuangan hidup dan mati melawan penyakit ganas. Sosok cantik ini pun harus berpulang dengan kondisi yang amat memprihatinkan.

Ia adalah Jeanny Stavia atau yang lebih akrab dengan sapaan Avi. Dilansir dari laman Tribunnews.com, Jumat (31/5/2019), ia menghembuskan napas terakhirnya, Kamis (19/1/2006) silam. Sosok pemilik nama asli Joko Wieyanto Suwito ini dikenal berkat perannya dalam video klip Posesif milik Band Naif.

Namanya sejak saat itu langsung melejit. Kisahnya di masa lalu sebagai seorang transgender sukses menyita perhatian masyarakat. Berselang beberapa tahun mencicipi kemewahan dunia hiburan, Avi ternyata harus berteman dengan takdir pahit ketika divonis menderita kanker paru-paru.

Baca Juga: Tragis! Seorang Gadis Lenyap Diduga Ikut Aliran Sesat, 24 Tahun Kemudian Muncul dengan Kondisi Mengenaskan

Sempat berjuang selama empat bulan melawan kanker yang menggerogoti tubuhnya, Avi meninggal di Rumah Sakit Darmais, Jakarta. Tubuhnya menjadi sangat kurus lantaran penyakitnya tersebut. Avi sebelumnya sempat ramai diberitakan saat kedapatan menggunakan narkoba pada 2003 silam.

Sebelum divonis sakit, ia juga sempat muncul dengan kabar yang cukup menghebohkan. Ia ingin menikah dengan pria asal Belanda bernama Paul. Namun sayang, rencana pernikahannya harus kandas karena Paul ternyata masih berstatus suami orang.

Sebelum akhirnya menyerah pada penyakit mematikan yang menyerangnya, Avi sempat mengucapkan permintaan terakhir. Ia ingin ketika dirinya meninggal agar didandani seperti pria tulen dan mengenakan nama aslinya, yakni Joko.

Hanya beberapa waktu sebelum kepergiannya, foto Avi yang berada dalam kondisi memprihatinkan tersebar luas. Tubuhnya hanya tinggal tulang yang dibalut kulit. Pemandangan yang nyata terlihat itu sangatlah mengiris hati.

Dan sesuai permintaan Avi sebelum meninggal, jasadnya didandani dengan menggunakan setelan jas. Melihat sosok tak bernyawa di hadapannya membuat sang ibu hanya bisa mengulaskan senyum getir penuh duka. Setidaknya ia bisa menyaksikan buah hatinya kembali pada kodratnya sebagai pria.