AHY dan Sandiaga Uno Diisukan Masuk Susunan Kabinet Kerja Jilid II, Jokowi: Kenapa Tidak?


SURATKABAR.ID – Beredar isu bahwa nama Agus Harimutri Yudhoyono (AHY) dan Sandiaga Salahuddin Uno akan dimasukkan ke Kabinet Kerja Menteri Jilid II. Menanggapi hal ini, Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pihaknya sangat terbuka kepada siapapun yang akan bergabung dengannya. Dan ini termasuk AHY serta Sandiaga Uno.

Melansir Live Streaming Official iNews, Rabu (29/05/2019), Jokowi mengomentari hal ihwal dirinya yang dinyatakan menang berdasarkan Real Count versi KPU. Seperti dikutip dari laporan Bogor.TribunNews.com, Jumat (31/05/2019), Jokowi menuturkan bahwa hasil tersebut merupakan kepercayaan rakyat yang diamanatkan kepadanya dan KH Maruf Amin.

“Ya itu kehendak rakyat, kepercayaan rakyat yang telah diberikan kepada kami, Jokowi-Maruf Amin di tanggal 17 April lalu. Tanggung jawab besar kita dalam mengemban amanah yang diberikan kepada rakyat bukan sesuatu yang ringan, tapi yang paling penting bagaimana kita berkomunikasi,” ucap Pak Jokowi.

Lebih lanjut, terkait bocoran untuk Kabinet Kerja Menteri Jilid II, Jokowi membocorkan beberapa hal yang juga meliputi kriteria para menteri barunya.

“Jadi setiap periode itu membutuhkan karakter menteri yang berbeda, karena tantangannya berbeda, kalau kemarin infrastruktur, sekarang SDM (Sumber Daya Manusia),” tukas Jokowi.

Baca juga: Dilarikan ke ICU, AHY Ungkap Kondisi Terkini Ibu Ani Yudhoyono

Kualitas yang Harus Dimiliki Calon Menteri

Jokowi menambahkan beberapa poin yang harus dimiliki para menterinya.

“Dia harus eksekutor kuat, ngerti management dan memiliki managerial yang baik, integritasnya juga tidak diragukan,” imbuh Jokowi kemudian.

Tak hanya itu, Jokowi juga akan memberikan kesempatan pada anak muda usia 20-30 tahunan untuk bergabung.

“Yang muda-muda ini juga kita akan berikan ruang yang ada di kementerian. Nanti dilihat lah yang muda-muda, mungkin bisa saja umur 20-25 mungkin saja,” paparnya lagi.

“Bisa saja umur 30an, karena sesuai dengan tantangan yang ada sekarang, digital ekonomi, industri kreatif, ya ini miliknya anak-anak muda,” sebutnya.

Kemudian, Jokowi juga ditanya soal isu yang mengatakan dirinya akan mengajak Komandan Kosgama Partai Demokrat Agus Yudhoyono (AHY) dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno untuk dijadikan menteri di kabinetnya.

Mendengar pertanyaan tersebut, Jokowi sontak menderaikan tawa.

“Kita ini belum berbicara sampai sedetail itu, belum sejauh itulah, yang pertama kita masih menunggu proses di MK (Mahkamah Konstitusi), lembaganya sendiri juga masih kita pikirkan, apakah perlu kementerian baru, kemudian siapa yang mengisi, ini masih dalam proses, tapi yang jelas sebelum 20 Oktober bayangannya sudah ada,” bebernya secara blak-blakan.

Meski pun demikian, menurutnya tak menutup kemungkinan jika dua nama tokoh muda itu menjajal jajaran kabinetnya yang baru.

“Saya terbuka untuk siapapun bersama-sama bekerja sama membangun negara ini, memajukan negara ini, siapapun. Partai dari koalisi sebelah masuk silahkan saja, saya terbuka. Asal memiliki visi yang sama,” ucapnya melanjutkan.

“Jadi AHY dan Sandiaga Uno juga bisa?,” reporter kembali bertanya.

“Ya kenapa tidak,” timpal Jokowi seraya tersenyum.