Moeldoko Sebut 72 Persen ASN Pilih Prabowo-Sandiaga, Begini Tanggapan Pedas Fadli Zon


SURATKABAR.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon buka suara menanggapi pernyataan Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Moeldoko, yang menyebut ada 72 persen aparatur sipil negara (ASN) memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Fadli Zon, seperti dilansir dari laman JPNN.com pada Rabu (29/5/2019), mengklaim ada cukup banyak masyarakat yang mencoblos pasangan nomor urut 02 dalam gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada 17 April 2019 lalu.

“Saya yakin masyarakat juga lebih banyak yang memilih Pak Prabowo,” ujar Fadli ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (29/5) kemarin.

Dan yang menjadi pertanyaan Fadli sekarang adalah, mengapa malah kubu Jokowi yang berpasangan dengan Kiai Ma’ruf Amin yang dinyatakan sebagai pemenang dalam Pilpres 2019.

“Bukan hanya itu, pertanyaan berikutnya kan ironis, kok bisa menang ya? Makanya kemudian orang menduga ada kecurangan,” imbuhnya kemudian.

Baca Juga: KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Pemenang Pilpres 2019, BPN: Kami Menolak

Ketika ditanyai alasan Badan Pemenangan Nasional (BPN) mengajukan gugatan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Fadli dengan tegas menjawab bahwa ada dugaan mobilisasi ASN untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

Ia menilai, mobilisasi tersebut sangat jelas terbaca. Tak hanya mobilisasi ASN secara massal, namun juga para pimpinan mereka, imbauan, fasilitas, dan yang lain-lain. “Kan bisa pakai fasilitasnya. Misalnya datang ke suatu tempat kemudian ada fasilitas ASN untuk masyaraakt diberikan sesuari. Kami lihat kok di beberapa tempat,” tutur Fadli.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Harian Tim Kampanye (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Moeldoko, mengungkapkan hasil survei internal yang menunjukkan  fakta tak terduga tentang dukungan pegawai BUMN, ASN, dan TNI/Polri untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal tersebut disampaikan Moeldoko di Kompleks Istana Negara, Selasa (28/5) lalu sebagai tanggapan ketika disinggung tentang materi gugatan Pasangan Calon 02 ke Mahkamah Konstitusi (MK) menyoal pengerahan BUMN, ASN, dan TNI/Polri dalam gelaran Pilpres 2019 oleh Jokowi sebagai capres petahana.

“Tahu enggak BUMN yang milih 02? 78 persen. Menggerakkan ASN? ASN 72 persen yang milih (Prabowo). Di mana menggerakkan? Menggerakkan polisi? Buktinya di Aceh, NTB, Sumbar kalah telak. Mana yang digerakkan? Kalau digerakkan 100 persen semua,” tegas Moeldoko.

Ia juga menyebut jika jumlah dukungan tersebut didapatkan dari survei internal oleh TKN. Yang cukup mengejutkan, bahkan di kompleks Pasukan Pengamanan presiden (Paspampres), pasangan Jokowi-Ma’ruf mengalami kekalahan telak.

“Iya (survei internal). Di (Kompleks) Paspampres kalah. Di perumahan Setneg kalah. Terus mana yang digerakkan?” mantan Panglima TNI tersebut balik bertanya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Yusril Ihza Mahendra dkk, selaku kuasa hukum pasangan calon nomor urut 01 akan mengungkap semuanya ketika meladeni gugatan yang dilayangkan Prabowo-Sandiaga di MK.

“Itu pasti Pak Yusril cs akan menyampaikan. Kalau penggunaan fasilitas negara, sebelum menggunakan sudah banyak menanyakan,” pungkasnya.