Nyelekit! Ma’ruf Amin Sindir Kubu Sebelah Hingga Singgung TNI dan Polri


SURATKABAR.ID – KH Ma’ruf Amin selaku calon wakil presiden nomor urut 01 melontarkan sindiran nyelekit kepada kubu sebelah yang belum mengakui kemenangan Jokowi. Sebelumnya Ma’ruf Amin mengungkapkan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Selain  itu, ia juga menyindir sikap pihak-pihak yang belum menerima hasil Pilpres 2019.

Dilansir dari laporan CNNIndonesia.com, Selasa (28/05/2019), Ma’ruf Amin mengatakan hal tersebut untuk merespons pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyatakan paslon nomor 01 unggul di Pilpres 2019.

“Kita bersyukur ternyata pasangan 01 diberikan kemenangan, walaupun sementara,” ucap Ma’ruf ketika menghadiri buka puasa bersama di DPP Barnus, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (27/05/2019).

Ma’ruf Amin yang merupakan mantan Rais Aam PBNU tersebut lalu menyindir pihak yang belum mengakui kemenangan Jokowi dan dirinya dalam versi hitung cepat (quick count) dan juga versi pengumuman resmi KPU. Menurutnya, pihak yang belum mengakui itu ‘kubu sebelah’.

Ma’ruf sendiri enggan mengatakan siapa kubu sebelah yang dimaksudnya. Namun seperti diketahui, pasangan Prabowo-Sandiaga merupakan rival satu-satunya Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 ini.

Baca juga: 7 Lembaga Minta Elite Politik Bertanggung Jawab Atas Kerusuhan 21-22 Mei 2019

“Pertama oleh quick count dinyatakan menang, tapi sebelah sono belum akui kemenangannya. Akhirnya kemarin dijelaskan tanggal 21 Mei dini hari oleh KPU juga ditetapkan real count-nya dinyatakan menang. Lebih tinggi dari quick count. Tapi sebelah sono belum akui juga,” paparnya.

Singgung Peran TNI dan Polri 

Ma’ruf menyatakan rasa tak terima dari kubu sebelah itu sangat berlebihan. Dia menghubungkannya dengan kerusuhan meletus di Jakarta pada 21-23 Mei lalu.

“Sebelah sono belum akui juga. Bahkan melakukan gerakan-gerakan untuk menolak, sampai terjadi keributan, untung TNI/Polri bisa menanggulangi itu,” sebutnya kemudian.

Di samping itu, Ma’ruf meminta para pendukungnya untuk sabar sambil menunggu keputusan akhir sengketa pemilu dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia juga meyakini, keputusan MK akan menolak semua gugatan pasangan Prabowo-Sandiaga dan memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Kita sekarang menunggu detik-detik terakhir, melalui MK. Jadi menangnya belum sempurna, masih menunggu. Semoga MK akan tetap memenangkan pasangan 01. Dan ini berkat dukungan dari mayoritas rakyat Indonesia,” ucap Ma’ruf.

KPU Yakin Menang

Lebih lanjut, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra yakin bisa memenangkan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang dilayangkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dan gugatan yang berasal dari partai politik di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ilham menandaskan pihaknya telah menggelar pemilu serentak tahun 2019 sesuai prosedur dan tak melanggar peraturan perundang-undangan manapun.

“Insyaallah kita bisa menjawab gugatan atau permohonan dari Partai politik dan pasangan calon. Kita yakin Kita bisa menang karena yang sudah kita lakukan sudah sesuai dengan prosedur,” ucap Ilham saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (28/05/2019).